Jombang (beritajatim.com) – Gus Hans atau KH Zahrul Azhar Asumta dan Luluk Nur Hamidah akan berlaga di Pilgub (Pemilihan Gubernur) Jawa Timur 2024.
Gus Hans menjadi Cawagub (Calon Wakil Gubernur) Jatim mendampingi Tri Rismaharini. Pasangan ini diusung PDIP. Sedangkan Luluk Nur Hamidah menjadi Cagub (Calon Gubernur) didampingi oleh Cawagubnya Lukmanul Hakim. Pasangan ini diusung PKB.
Meski bertarung di Pilgub Jatim, Gus Hans dan Luluk memiliki akar historis yang sama. Mereka sama-sama berasal dari Jombang. Mereka sama-sama jebolan PPDU (Pondok Pesantren Darul Ulum) Rejoso Kecamatan Peterongan Jombang. Pesantren yang mencapai masa emasnya saat dipimpin oleh KH Mustain Romly.
Bahkan, Gus Hans dan Luluk tumbuh dan berkembang dari satu akar. Masih terjalin kekerabatan. Keduanya bertemu dalam satu buyut. Nenek Gus Hans dan nenek Luluk adalah saudara. Namun lanskap politik membuatnya harus pasang kuda-kuda dan siap untuk berlaga.
Gus Hans
Selain aktivitasnya di organisasi keagamaan, Gus Hans juga pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Jawa Timur periode 2014-2018.
Gus Hans sendiri telah menyelesaikan studi S1 di jurusan Hubungan Internasional Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta dan melanjutkan pendidikan S2 di Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM).
Di dunia pendidikan, ia meneruskan jejak ayahnya sebagai pengasuh Pondok Pesantren Queen Al-Azhar di bawah naungan PP Darul Ulum Jombang. Selain itu, Gus Hans juga menjabat sebagai Wakil Rektor Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang.
Sebagai seorang ulama, akademisi, dan politisi, Gus Hans pun dianggap memiliki rekam jejak yang menarik di kancah politik dan sosial. Dengan dukungan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), ia siap bersaing dengan petahana Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, yang sebelumnya pernah ia dukung.
Tak hanya itu, ayah dari tiga anak ini juga memegang peran penting sebagai Ketua Gerakan Peduli Anti Narkoba (GPAN) Jawa Timur.
Adapun dalam dunia politik, Gus Hans pernah menjadi juru bicara kampanye pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, pada Pilgub Jatim 2018 lalu.
Pada saat itu, ia merupakan kader Golkar yang aktif mendukung pasangan tersebut. Namun, dinamika politik membawa Gus Hans bergabung dengan PDIP untuk Pilgub Jatim 2024, di mana Golkar telah menetapkan dukungan kepada petahana Khofifah-Emil.
Sebagai seorang ulama, akademisi, dan politisi, Gus Hans pun dianggap memiliki rekam jejak yang menarik di kancah politik dan sosial. Dengan dukungan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), ia siap bersaing dengan petahana Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, yang sebelumnya pernah ia dukung
Luluk Nur Hamidah
Luluk merupakan seorang politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang saat ini diusung menjadi calon Gubernur Jawa Timur (Cagub Jatim) 2024.
Dia lahir di Desa Brodot Kecamatan Bandarkedungmulyo Kabupaten Jombang pada 25 Juni 1971. Namun sejak SD hingga menamatkan Madrasah Aliyah, Luluk menempuhnya di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum Jombang. Di sana pula Luluk menimba ilmu agama.
Luluk telah meniti karir politiknya dengan menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024 dari daerah pemilihan Jawa Tengah IV. Sebelumnya, pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014, Luluk Nur Hamidah sempat mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI di Dapil Jatim VIII.
Dapil ini meliputi Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten dan Kota Mojokero, Kabupaten dan Kota Madiun. Namun jalan politik yang ditempuh oleh Luluk gagal. Luluk gagal masuk senayan pada 2014.
Sebagai seorang pemimpin, perempuan berusia 53 ini aktif dalam berbagai kegiatan politik dan sosial, serta dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam akun Instagram resminya, @luluknurhamidah1, ia kerap membagikan pandangannya mengenai isu-isu terkini serta aktivitasnya di parlemen. Hal ini menjadikannya dekat dengan masyarakat dan konstituennya, terutama di daerah pemilihan Jawa Tengah IV.
Sebelum bergabung dengan PKB, Luluk pun aktif di berbagai organisasi. Ia pernah menjadi Ketua Umum Korps Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Putri tahun 1997-2000.
Luluk juga pernah menjadi wakil ketua, sekretaris jenderal PP RMI-PBNU pada tahun 2005-2010.
Lalu, tercatat pernah jadi pengurus di Pengurus Pusat Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (PP LKK NU) dan KNPI. Dia juga pernah menjadi Konsultan di Sekolah Citra Alam, hingga Direktur Yayasan Masyarakat AHIMSA pada tahun 2001-2010.
Menyusul Jejak Imam Utomo
Kedua bakal calon ini sudah resmi mendaftar ke KPU Provinsi Jatim pada Kamis (30/8/2024). Mereka siap berkompetisi dalam Pilgub Jatim 2024. Sebagai sosok yang memiliki gen orang Jombang Gus Hans dan Luluk tidak salah.
Karena jejak itu sudah dirintis oleh pendahulunya. Karena jauh sebekum itu, orang Jombang bernama Imam Utomo pernah berkantor di Gedung Negara Grahadi. Mantan Pangdam V Brawijaya ini menjadi Gubernur Jatim selama dua periode.
Lantas, mampukah Gus Hans dan Luluk, yang juga memiliki gen Jombang meniti lagi jalan itu? Kita lihat saja. [suf]






