Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemprov Jatim menggelar pasar murah dan menyerahkan bantuan sosial (Bansos), tali asih, dan zakat produktif kepada penerima manfaat di Pendopo Malowopati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Sabtu (4/11/2023).
Penyaluran bansos dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Bansos berupa tali asih, dan zakat produktif diserahkan kepada buruh pabrik rokok, lansia, anak yatim, hingga relawan Tagana dan Pendamping Keluarga Harapan (PKH), selain itu juga pemberian alat bantu kepada penyandang disabilitas.
Menurut Khofifah, kegiatan yang digelar di lima Bakorwil yang ada di Jawa Timur dalam rangka HUT Pemprov Jatim ke-78. “Pasar murah kita mulai per 1 September guna menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat,” ujar Khofifah.
Khofifah menjelaskan, harga kebutuhan pokok dalam pasar murah ini cukup terjangkau. Jika di pasaran harga beras masih Rp12 ribu, kalau di pasar murah dijual Rp10.200. Jadi Rp51 ribu untuk 5 kilogram, pada kelas Medium. Sedangkan untuk Gula diharga Rp13 ribu, minyak goreng Rp13 ribu, dan telur Rp22 ribu.
“Kalau telur hampir selalu di setiap titik, diberikan gratis untuk balita. Sedangkan, beras untuk lansia kami beri gratis. Dimanapun begitu, untuk lansia seyogyanya disupport. Sedangkan balita kita atasi bersama untuk menurunkan stunting,” katanya.
Sementara itu, untuk bansos menyasar ke 400 penerima manfaat di Kabupaten Bojonegoro, mulai dari KPM Lanjut Usia PKH Plus, Bansos Kemiskinan Ekstrim (KE), BLT Buruh Pabrik Lintas Wilayah, Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas, Bansos Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Taruna Siaga Bencana (Tagana), SDM PKH Plus, Jatim Sosial Care (JSC), dan Pelaku Usaha UMKM (Zakat Produktif). “Semoga semuanya bermanfaat, dan Allah memberikan kesejahteraan kepada kita semua,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, dalam kegiatan itu diawali dengan jalan sehat di kawasan Alun-alun Kota Bojonegoro, kemudian dilanjut dengan Pasar Murah di kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Bojonegoro. Para warga tampak antusias mengikuti pasar murah, untuk mendapatkan berbagai macam bahan pokok dengan harga sesuai HET. [lus/kun]
BACA JUGA: Tiga Rumah di Gondang Bojonegoro Roboh Disapu Angin






