Gresik (beritajatim.com) – Tim bola voli putri Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPPI) tersungkur di kandang sendiri. GPPI kalah 1-3 atas Bandung BJB Tanda Mata 1-3 (25-27, 15-25, 25-21, 11-25) di laga lanjutan Proliga 2023 seri kedua putaran pertama yang digelar GOR Tridharma Petrokimia Gresik, Sabtu (4/02/2023).
Disaksikan ribuan pendukungnya, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPPI) tampil percaya diri. Set pertama sudah unggul 2-1, 3-1. Bandung BJB Tanda Mata perlahan tapi pasti terus menempel poin dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3. GPPI kembali unggul 4-3, 6-3, hingga 7-5. Bandung BJB Tanda Mata kembali menyamakan kedudukan di poin 9-9 hingga 11-11 dan unggul dua poin di angka 11-13.
GPPI kembali melaju memimpin poin di angka 16-14. Bandung BJB Tanda Mata kembali menyamakan kedudukan 17-17. Tim asal Bandung melaju lagi di angka 18-23. Set pertama GPPI kalah 25-27.
Set kedua GPPI sudah memimpin 3-0. Bandung BJB Tanda Mata memperkecil 3-4, Shella Bernadetta dkk malah unggul 4-6 hingga 4-8 atas GPPI. Bandung BJB Tanda Mata semakin meninggalkan GPPI di angka 7-14 hingga 8-16. Di set ini GPPI tidak berkutik. Set kedua GPPI kembali kalah 15-25.
Saat memasuki set ketiga, GPPI tetap kesulitan menambah poin. Di set ini Bandung BJB Tanda Mata kembali leading 1-2. Kejar-mengejar poin hingga di angka 5-5 hingga 7-7. Kendati unggul 13-11 pemain GPPI masih membuat kesalahan sendiri. Bandung BJB Tanda Mata menyamakan poin menjadi 14-14. Pemain Bandung BJB Tanda Mata semakin percaya diri unggul 20-21. Pemain GPPI Hany Budiarti dkk pantang menyerah hingga mampu unggul dua poin 23-21, lalu set poin 24-21. Set ketiga GPPI menang 25-21.
Di keempat atau penentuan, permainan GPPI tidak stabil. Sebaliknya Bandung BJB Tanda Mata unggul jauh 9-19. Sebelum akhirnya menutup poin di angka 11-25.
[berita-terkait number=”4″ tag=”proliga”]
Terkait dengan kekalahan ini pelatih GPPI Ayub Hidayat menuturkan, timnya masih terlena atas kekalahan dari Bandung BJB Tanda Mata serta ada kesalahan saat received. Apalagi spikernya kurang maksimal.
“Ini karena tim kami masih banyak kesalahan. Ditambah di lapangan banyak problem serta tekanan dari suporter,” tuturnya.
Sementara pelatih Bandung BJB Tanda Mata Alim Suseno menyatakan siklus pemain di pertandingan ini berbeda. Kunci melawan tuan rumah karena ada motivasi harus menang.
“Permainan kami lebih baik dari pertandingan sebelumnya. Kunci utama atas kemenangan ini juga didukung semangat juang pemain,” pungkasnya. [dny/but]






