Bojonegoro (berotajatim.com) – Sejumlah pedagang Pasar Kota Bojonegoro bersama masyarakat bergotong-royong membersihkan sisa material pengerukan drainase yang masih berserakan. Material itu sudah hampir dua minggu tanpa dibersihkan.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kota Bojonegoro (PPPKB), Wasito mengatakan, tumpukan material yang dibiarkan berserakan itu mengganggu pengguna jalan maupun pengunjung yang akan datang ke pasar. Sehingga pedagang dan masyarakat secara suka rela membersihkan sendiri.
“Sebelumnya kami sudah meminta ke Wakil Ketua DPRD untuk menyampaikan kondisi ini, dan sudah disampaikan langsung ke Pak Iwan dari DPKPCK tetapi hingga sekarang tidak ada tindaklanjut,” ujarnya, Minggu (29/01/2023).
Tumpukan material tersebut, lanjut Wasito, sebelumnya juga sudah memakan korban. Pengguna jalan yang akan ke pasar kota untuk belanja terjatuh. Sehingga Wasito menilai bahwa kondisi tersebut sengaja dilakukan untuk mengganggu aktifitas perekonomian di pasar kota.
“Setelah pengerukan drainase material tidak dibersihkan ini sebagai sabotase moral kepada pedagang. Kemarin juga sudah ada yang jatuh,” terangnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”berita-bojonegoro”]
Untuk diketahui, ratusan warga bersama para pedagang pasar yang melakukan pembersihan material bekas galian drainase itu rencananya akan dilakukan hingga selesai. “Hari ini belum selesai, sehingga rencananya akan dilanjutkan besok,” pungkasnya.
Sementara Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Bojonegoro Iwan Maulana saat dikonfirmasi jurnalis beritajatim.com belum memberikan jawaban hingga berita ini ditulis. [lus/but]






