Gaya Hidup

Lebaran Ketupat, Warga Kediri Gelar Tradisi Nyalakan Seribu Oncor

Kediri (beritajatim.com) – Warga Lingkungan Wangkalan Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri menggelar tradisi menyalakan ‘Seribu Oncor’ atau obor. Kegiatan ini dalam rangka merayakan Lebaran Ketupat.

Seribu obor tersebut dinyalakan di depan rumah warga, di sepanjang jalan Lingkungan Wangkalan hingga sejauh 1,5 kilometer (km). Mereka juga saling tukar menu makanan untuk dinikmati bersama.

Ketua RW 5 Lingkungan Kwangkalan, Mohammad Isa mengatakan, saat acara penyalakan seribu oncor, masyarakat sengaja memadamkan lampu penerangan di sepanjang jalan. Menurut mereka, hal tersebut memilki makna untuk penerang bagi hati dan jiwa masyarakat. “Maknanya untuk menerangi hati masyarakat. Temanyakan Seribu Oncor menerangi jiwa,” kata Muhammad Isa.

Warga yang merayakan tradisi ini ada ribuan orang. Terdiri dari 8 RT dan 2 RW. Diantaranya RT 14 sampai 21 serta RW 5 dan RW 6. Acara dimulai setelah selesai ibadah sholat maghrib hingga malam hari.

Tradisi tersebut baru pertama kali digelar. Sementra idenya muncul setelah diprakarsai oleh pihak perangkat Kelurahan dan Kecamatan setempat. Sebelumnya, perayaan Lebaran Ketupat hanya melalui acara selamatan dan makan bersama di Mushola.

Tradisi makan bersama dan menyalakan Seribu Oncor iru juga diisi dengan tausiyah dan pengajian. Anak – anak, remaja dan orang tua terlihat guyub rukun. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar