Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah video dengan narasi mengamankan gangster di akun Tiktok @ibu_pat3ni telah menjadi perbincangan masyarakat Surabaya. Dalam narasi yang ada di video tersebut, tampak ratusan orang dari satpol pp, kepolisian, dan elemen masyarakat ikut mengamankan kelompok yang disebut gangster di Rumah Hantu Darmo, Jl Puncak Permai III, Sukomanunggal, Surabaya.
“Gangster ketangkep di rumah hantu, gangster ketangkep bro, gangster ketangkep di Rumah Hantu Darmo,” kata seorang perekam sambil menunjukkan situasi petugas yang berupaya menaiki pagar beton.
Dikonfirmasi awak media, Sekretaris BPBD Surabaya, Ridwan Mubarun mengatakan, belasan orang yang diamankan tersebut bukanlah gangster. Belasan mahasiswa tersebut adalah pembuat konten horor.
“Itu anak-anak mahasiswa yang bikin konten horor di rumah hantu, bukan gangster. Ada 12 orang yang diamankan pada Sabtu (10/12/2022) malam minggu kemarin,” jelasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gangster-surabaya”]
Mantan Camat Tambaksari ini menambahkan, mereka diamankan karena terbukti meloncat pagar beton untuk memasuki bangunan milik Pemkot Surabaya tersebut tanpa disertai perijinan.
“Iya dimintai keterangan aja karena mereka kedapatan meloncat pagar, mereka diamankan,” pungkasnya. [ang/but]






