Surabaya (beritajatim.com) – Menjadi agen pemain sepak bola, mungkin pekerjaan ini masih sangat awam di Indonesia. Jika dihitung mungkin tidak sebanyak para pemain bola yang ingin bermain di sebuah tim Indonesia.
Apalagi jika mengageni seorang pemain dari luar negeri, treatment yang diberikan tentu beda dengan jika mengageni pemain Indonesia ke sebuah klub liga 1.
Hal ini diceritakan Gabriel Budi, salah satu agen asal Surabaya yang sudah melalang buana menjadi agency pemain sepak bola dan basket ini dimulai di tahun 2010. Kecintaannya pada dunia sepak bola dan basket mengantarkan Budi untuk mengambil lisensi refreshment.
Budi menceritakan baik pemain Eropa maupun Asia ini tipikalnya beragam dalam artian dia bukan cerewet tapi mereka butuh adaptasi ketika masuk ke negara baru. Agen harus melihat mereka sebagai manusia bukan sebagai tambang bisnis.
[berita-terkait number=”5″ tag=”liga-1″]
“Para pemain asing ini so so sih ya, kita lihat mereka ini kan manusia bukan bisnis semata jadi masing-masing ada karakternya. Kalau Amerika Latin lebih suka barbeqiu ya kita treat mereka dengan menu yang seperti itu, kalau Jepang suka Yakiniku dan Korea Bulgogi,” ucap Budi, Rabu (6/4/2022).
Bukan hanya soal makanan, para pemain asing ini juga memiliki syarat jika bermain di Indonesia maupun negara manapun.
Dimulai dengan bagaimana perkembangan liga di Indonesia harus jelas diceritakan, lalu bagaimana fasilitas yang diberikan oleh tim dan ini salah satu yang penting mulai dari tempat tinggal hingga penunjang tempat olah raga.
“Biasanya mereka perlu tahu liganya bagaimana, fasilitasnya ini termasuk yang paling penting tinggal dimana apakah ada penunjang gym dan kolam renang. Makanya misalkan cocok bawa pemain Korea kita arahkan. Pokoknya kita melayani sesuai kesenangan,” ungkap bapak satu anak ini kepada beritajatim.com.
Bahkan menjadi agen harus mengetahui bagaimana peraturan dari federasi maupun klub dan kira-kira apa dan hal apa yang bisa diperjuangkan untuk pemain bisa bermain di klub Indonesia.
“Kalau syarat khusus ada, tentu kita harus tahu peraturan lihat pemain dari klub kira-kira apa yang bisa kita perjuangkan prospek untuk karir mereka win win solusion kebaikan pemain dan klub,” imbuhnya. [way/kun]






