Kediri (beritajatim.com) – Fakultas Syariah dan Ekonomi (FSE) Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri menggelar dua agenda besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan relasi dengan institusi keuangan serta perguruan tinggi lainnya, Selasa (5/12/2023).
Agenda pertama adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Syariah dan Ekonomi UIT dengan Bank Muamalat Cabang Ponorogo.
Selain itu, tiga mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah UIT juga dikirim untuk menjalani magang profesi selama dua bulan di Bank Muamalat Ponorogo.
Baca Juga: Fenomena Munggut, Warga Tepian Bengawan Solo Wilayah Bojonegoro Panen Ikan
Ketua Program Studi Perbankan Syariah, Sutantri, ME, menyampaikan bahwa tujuan dari magang ini adalah untuk memperkuat kompetensi lulusan sebagai praktisi perbankan syariah yang handal.
“Kami menekankan bahwa magang ini merupakan salah satu agenda Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang telah diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan sejak tahun 2020,” jelasnya.
Agenda kedua Fakultas Syariah dan Ekonomi UIT adalah acara benchmarking ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Ponorogo.
Mengenai hal ini, Sutantri menambahkan alasan memilih FEBI IAIN Ponorogo sebagai tujuan benchmarking sebagai tempat kerjasama dan belajar.
Baca Juga: Mahasiswa MM UM Kembangkan Wawasan Manajerial UMKM
“Benchmarking ini memiliki beberapa tujuan, di antaranya menjalin kerjasama dengan IAIN Ponorogo karena jumlah mahasiswa FEBI masuk kategori terbanyak ke dua di Jawa Timur. Kami juga ingin belajar dari sistem manajemen FEBI IAIN yang terbukti baik, terutama dalam hal sistem pembiayaan bank syariah,” terangnya.
Mahasiswa juga diajak untuk langsung praktik tentang manajemen risiko, termasuk pengembangan modal dari bank mini Syariah FEBI di masyarakat.
“Secara teknis, keuntungan yang dihasilkan dapat dinikmati oleh mahasiswa, dan modal awal dikembalikan ke bank mini FEBI. Dengan demikian, mahasiswa dapat belajar dan praktik langsung mengenai akad mu’amalah,” tutupnya.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Dekan FEBI IAIN, Dr. Luthfi Amindin, M. Ag, wakil dekan, dan seluruh kepala jurusan serta pimpinan lembaga di FEBI IAIN Ponorogo.
Dari pihak Fakultas Syariah dan Ekonomi UIT, turut hadir Dekan Fakultas, Dr. H. Ahmad Fauzi, serta wakil dekan dan perwakilan mahasiswa.
Baca Juga: Kejari Sampang Didesak Tetapkan Tersangka Lain Korupsi BLT
Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi UIT, Dr. H. Ahmad Fauzi, Lc, M.HI, menyatakan bahwa agenda benchmarking ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas fakultas.
“Tujuan benchmarking ini adalah untuk memperluas jaringan kerjasama dan belajar dari berbagai pihak. Jaringan yang baik akan berdampak positif pada peningkatan mutu Fakultas Syariah dan Ekonomi UIT,” tegasnya.
Dengan adanya dua agenda besar ini, diharapkan Fakultas Syariah dan Ekonomi UIT dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif dalam mencetak lulusan yang siap berkontribusi di dunia perbankan syariah dan ekonomi Islam. (ian/ian)






