Magetan (beritajatim.com) – Meski hari Minggu, siswa-siswi SMAN 1 Magetan tetap antusias datang ke sekolah. Mereka hendak memberikan dukungan pada Mario Suryo Aji, salah satu siswa yang kini berlaga di ajang Moto3. Siswa dan guru kompak nonton bareng di aula sekolah dan menonton Mario berlaga di sirkuit Pertamina Grand Prix of Indonesia, Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (20/3/2022).
Salah seorang kawan Mario, Megananda Valedasend mengungkapkan kebanggaannya pada Mario. Meski start di posisi tiga dan finish di posisi 14, dirinya tetap mengharap teman sekolahnya itu tak berkecil hati. Menurut dia, pencapaian Mario hingga bisa berlaga di Moto3 sudah luar biasa.
”Sebagai kawan saya bangga. Mario sudah berani ambil tikungan meski sempat disalip oleh pembalap lain. Tapi, saya mewakili teman sekolahnya bangga sekali. Mario sudah berjuang, baik sebagai siswa di SMAN 1 Magetan, dan menjadi kebanggaan Indonesia,” kata Megananda usai menonton gelaran Moto3 di sekolahnya, Minggu (20/3/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”mario-suryo-aji”]
Sementara itu, Sagung Wibowo, salah seorang guru SMAN 1 Magetan mengungkapkan kebanggannya. Siswanya sudah berjuang keras untuk bisa berlaga. Finish di posisi 14 sudah pencapaian yang patut diapresiasi.
”Saya berpesan kepada Mario untuk tetap semangat, tetap rajin berlatih, jangan lupa berdoa. Kami semua mendukung meski tak bisa datang langsung ke sirkuit Mandalika,” kata guru Teknologi Informasi itu, Minggu (20/3/2022).

Sagung mengatakan Mario adalah anak yang sopan dan rajin. Saat Mario kelas X, dia terkenal sopan dan rajin. Kini saat duduk di kelas XI Mario juga maish mendapat predikat yang sama. Meski jarang bisa datang ke sekolah karena sibuk berkompetisi, Mario tak pernah keteteran saat harus mengumpulkan tugas. Saat ujian pun juga diikuti dengan tertib. Dia mengharap Mario bisa selalu menjalani kompetisi dengan semangat dan bisa naik podium.(Fiq/ted)






