Ponorogo (beritajatim.com) – Fenomena banyaknya kera liar yang berada di seputaran Telaga Ngebel Ponorogo, menjadi pemandangan berbeda oleh pengunjung objek wisata alam andalan bumi reog itu.
Kawanan kera ekor panjang itu, mulai terlihat akhir-akhir ini. Turunnya puluhan kera ini, untuk mencari makanan. Dugaan kuat, di habitatnya di hutan, persediaan makanan mulai habis. Menyusul sudah masuknya musim kemarau di Kabupaten Ponorogo.
“Yang turun di telaga ini kera ekor panjang. Ada 3 kawasan di pinggir telaga yang bisa dijumpai kera ini, yakni di daerah Bombong, Banyu Mili dan Pabrik,” kata Ruslan, salah satu warga di sekitaran Telaga Ngebel, Rabu (07/06/2023).
Turunnya kera-kera liar ini ke pinggir telaga, kata Ruslan untuk mencari makan. Kejadian seperti ini sudah sering terjadi jika sudah memasuki musim kemarau. Bahkan jika sudah mencapai puncak musim kemarau, dimana semuanya sudah kering, yang turun bisa mencapai ratusan ekor. Mereka akan mengais makanan dari sisa-sisa pengunjung Telaga Ngebel.
“Kalau sudah kering atau mungkin 2 bulan lagi, yang turun jumlahnya bisa ratusan ekor. Mereka akan mencari makan dan minum di telaga. Minumnya pun dari air telaga,” ungkap Ruslan.
Baca Juga: Disbudparpora Ponorogo Optimis Telaga Ngebel Segera Capai Target PAD
Meski yang turun ini merupakan kera pembohong, tapi menurut Ruslan binatang ini tidak merusak. Dia berharap warga di sekitar telaga maupun pengunjung Telaga Ngebel tidak mengganggu keberadaan kera-kera ekor panjang itu. Terlebih lagi, warga maupun pengunjung itu, mau memberi makanan untuk mereka.
“Jangan sampai diganggu, kasihan. Syukur-syukur bisa berbagi makanan, tidak usah banyak, makanan sisa pun tidak apa-apa,” pungkasnya. (end/ted)






