Jember (beritajatim.com) – Empat orang warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, meninggal dunia akibat tertular Covid-19. Namun mereka tidak meninggal dalam waktu bersamaan.
“Mereka yang meninggal ini disertai komorbid. Ada yang mengalami gangguan paru-paru dan ada yang diabetes. Ada yang belum divaksin juga,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jember Koeshar Yudyarto, Sabtu (29/4/2023).
Berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, seorang pria berinisial GS, berusia 22 tahun, dimakamkan dengan protokol Covid di Kecamatan Kaliwates, Jumat (28/4/2023). Dinkes Jember mencatat, di luar jumlah pasien yang meninggal, ada lima orang pasien yang dirawat di Rumah Sakit dr. Soebandi. Salah satunya masih bayi yang berusia setahun. Sementara empat pasien lainnya berusia 20, 22, 30, dan 58 tahun. “Ada yang belum divaksin, sebagian sudah divaksin namun belum lengkap,” kata Koeshar.
Masih adanya kasus Covid ini menyebabkan Dinkes Jember selalu menyerukan kepada warga agar senantiasa memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari keramaian.
Warga juga diminta melakukan vaksinasi Covid-19, baik primer yakni vaksin pertama dan kedua, maupun booster. “Konsumsi makanan sehat dan vitamin,” kata Koeshar. [wir]






