Pasuruan (beritajatim.com) – Derasnya arus banjir bandang di sungai welang menyebabkan empat rumah ambrol di Dusun Suko, Desa Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Selasa (08/02/2022). Dua bangunan rumah milik Kamil dan Sulhan rata dengan tanah.
Selain itu satu bangunan dapur dan kamar mandi milik Khoirul Anwar ambrol. Ada pula bangunan rumah semi permanen milik Iis yang rusak diterjang banjir.
[berita-terkait number=”5″ tag=”banjir”]
Menurut Khoirul Anwar, bagian belakang rumahnya ambrol sekitar pukul 23.00 WIB. “Rumah rasanya bergetar, saya dan istri langsung lari keluar rumah,” ujar Khoirul pada Rabu (09/08/2022).
Sementara itu, bangunan rumah milik Kamil hilang tak sersisa. Seluruh tembok beserta perabotan rumah milik kakek berusia 70 tahun itu semua hanyut terseret banjir.
“Paling parah ya di rumah Pak Kamil ini, rumahnya hancur semua. Tak hanya rumahnya ternaknya pun juga mati, seperti dua kambingnya,” ujar Mulyono, warga sekitar.
Selain merusak empat rumah, banjir juga memutuskan jembatan yang menghubungkan Desa Sukorejo dengan Desa Sungiwetan. Meskipun begitu tidak ada korban jiwa akibat bencana banjir kali ini.
“Jembatan ambrolnya sekitar jam 9 malam. Karena arus sungai Kemrisan yang mengalir dari Purwodadi,” pungkasnya. (ada/kun)






