Ponorogo (beritajatim.com) – Video seorang emak-emak yang bertapa berendam di dalam selokan beredar di whatsapp grup (WaG) warga Ponorogo. Keterangan dari video yang berdurasi 44 detik itu, lokasi berada di sebuah selokan di Kecamatan Bungkal Ponorogo. Aksi berendam emak-emak itu terjadi pada hari Selasa (5/7) lalu namun video itu viral baru beredar pada hari Jumat (8/7) ini.
Petugas kepolisian dan TNI berehasil mengevakuasi emak-emak tersebut setelah didatangkan anak perempuannya. Emak-emak itupun luluh dan mau diangkat oleh petugas.
“Petugas dapat mengevakuasi ibu itu dari dalam selokan setelah dibawakan anak, akhirnya luluh dan mau diangkat ke atas,” kata Kapolsek Mlarak Iptu Rosyid Effendi, Jumat (8/7) malam.
Rosyid mengungkapkan emak-emak yang dalam video tersebut merupakan warga Desa Bajang Kecamatan Mlarak. Dia diduga semalaman berendam di selokan di Desa Kalisat Kecamatan Bungkal.
Sebelumnya, yang bersangkutan pada Senin (4/7) malam dilaporkan hilang. Petugas kemudian melakukan pencarian dan diketemukan di dalam selokan itu.
Berdasarkan informasi dari pemerintah desa (Pemdes) Bajang, yang bersangkutan memang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Saat kumat, dia memang biasa melakukan hal-hal aneh.
Kapolsek Mlarak, Iptu Rosyid Effendi membenarkan kejadian tersebut pada Selasa (5/7) lalu di Desa Kalisat, Kecamatan Bungkal. Awalnya ada laporan orang hilang. Kemudian petugas pun mencari dan mendapati sang ibu berada di dalam parit.
“Kata Bu Kades memang sering kumat. Biasanya kalau anaknya dibawa bisa luluh dan menurut,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”viral”]
Setelah berhasil mengevakuasi, emak-emak itu kemudian diserahkan kepada keluarganya di Desa Bajang Kecamatan Mlarak oleh petugas dari Bhabinkamtibmas, Babinsa dan perangkat Desa Bajang.
“Usai dievakuasi, petugas dari polisi, TNI dan perangkat desa, emak-emak itu diserahkan ke pihak keluarga,” pungkasnya. [end/but]






