Malang (beritajatim.com) – Menteri Sosial Tri Rismaharini datang ke Malang untuk bertemu dengan sejumlah keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Risma berdialog dengan keluarga korban meninggal dunia dalam tragedi itu.
Risma juga memberikan santunan untuk korban meninggal dunia sebesar Rp15 juta pada masing-masing ahli waris. Lalu santunan sebesar Rp5 juta untuk korban luka berat dan Rp2,5 juta untuk korban luka ringan.
“Jadi saya datang bukan mengganti, kami memberikan santunan bukan berarti mengganti. Tapi kami ikut berbela sungkawa, sesuai tugas pokok fungsi kami,” kata Risma, Sabtu (22/10/2022).
“Jadi bukan untuk mengganti. Kami tidak akan mungkin bisa menggantikan putra putri saudara sekalian jadi kami hanya ikut berbela sungkawa, dan yang sakit semoga ini bisa meringankan untuk segera sembuh,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”tragedi-kanjuruhan”]
Risma mengatakan, terus memantau perkembangan kasus Tragedi Kanjuruhan. Dia memastikan Kemensos memberikan bantuan pada korban Tragedi Kanjuruhan sesuai tugas pokok dan fungsinya.
“Pertama korban meninggal dunia 131 terus bertambah kini menjadi 134 jiwa. Jadi kami mengikuti terus. Kami berikan sesuai tupoksi kami. Kami koordinasi terus dengan Dinkes dan Dinsos,” tandasnya. [luc/beq]






