Mojokerto (beritajatim.com) – Dua penonton karnaval peringatan HUT ke 78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, meninggal. Keduanya menjadi korban kecelakaan truk tangki yang mengalami rem blong di turunan Karina, Desa Sajen.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Iptu J Wihandoko mengatakan, total korban ada 21 orang, dua diantaranya meninggal dunia. “Sebanyak 19 korban mengalami luka ringan dan berat. Ada dua korban meninggal,” ungkapnya, Kamis (24/8/2023).
Masih kanit, sebanyak 19 korban luka dirawat di dua rumah sakit berbeda yakni RS Sumberglagah dan UPT Puskesmas Pacet. Petugas masih melakukan pendataan di lokasi terkait jumlah korban yang mengalami luka ringan maupun berat.
“Petugas masih di lapangan untuk melakukan pendataan. Yang jelas jumlah total korban ada 21 orang, 2 orang meninggal. Iya di rawat di Puskesmas Pacet dan RS Sumberglagah. Kami masih melakukan pendataan di lapangan,” katanya.
Baca Juga: Truk Tangki Tabrak Penonton Karnaval di Mojokerto, Banyak Orang Terluka
Sebelumnya, sebuah truk tangki mengalami rem blong di Jalan Raya Pacet-Mojokerto, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Truk nopol S 9085 UP muatan air mineral tersebut menabrak sejumlah masyarakat yang menonton karnaval peringatan HUT ke 78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Pacet.
Informasi yang diterima beritajatim.com, ada dua korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan lalu-lintas tepatnya di turunan Karlina, Desa Sajen, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto tersebut. Sementara sejumlah penonton mengalami luka berat dan ringan dibawa ke UPT Puskesmas Pacet dan RS Sumberglagah Kecamatan Pacet. [tin/ian]
![Dua Korban Truk Tangki di Mojokerto Meninggal, 19 Orang Terluka Truk tangki nopol S 9085 UP muatan air mineral menjadi tontonan warga. [Foto : tin]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/08/VideoCapture_20230824-205251_2tdDLQTZ7s-1024x576.jpeg)





