Bojonegoro (beritajatim.com) – Persibo Bojonegoro menelan dua kekalahan dalam laga uji coba melawan Persela Lamongan dan Persekabpas Pasuruan. Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Laskar Angling Dharma untuk membenahi kekurangan sekaligus mematangkan skuad menjelang kompetisi Liga 3 Nusantara 2026/2027.
Persibo lebih dulu kalah 0-3 saat menghadapi Persela di Stadion Surajaya, Lamongan. Tim kebanggaan masyarakat Bojonegoro itu kemudian kembali tumbang dengan skor 0-1 saat berhadapan dengan Persekabpas Pasuruan.
Manajer Persibo, Ali Mahmud, mengatakan laga uji coba menjadi kesempatan bagi tim untuk mengetahui kekurangan yang masih perlu diperbaiki. Pertandingan melawan Persela, yang berkompetisi di level lebih tinggi, juga menjadi tolok ukur untuk mengukur kemampuan pemain.
“Bagus untuk mengetahui kekurangan kami,” kata Ali Mahmud, Selasa (13/10/2026).
Sementara itu, pertandingan melawan Persekabpas memberikan kesempatan kepada tim untuk mengukur kekuatan menghadapi sesama peserta Liga 3 Nusantara.
Menurut Ali, hasil pertandingan bukan satu-satunya tolok ukur dalam menilai kesiapan tim. Evaluasi juga dilakukan terhadap perkembangan permainan, koordinasi antarpemain, serta kemampuan menjalankan strategi yang disiapkan tim pelatih.
Persibo berupaya memanfaatkan sisa waktu persiapan untuk meningkatkan kekompakan dan mematangkan komposisi skuad. Evaluasi dari dua pertandingan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi tim untuk memperbaiki performa sebelum kompetisi resmi dimulai.
Ali berharap proses evaluasi dan pematangan tim dapat membuat Persibo tampil lebih siap menghadapi persaingan Liga 3 Nusantara. Apalagi, Laskar Angling Dharma mengusung target promosi ke Liga 2 sehingga membutuhkan persiapan yang matang sejak awal kompetisi. (fif/aje).






