Ponorogo (beritajatim.com) – Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Ponorogo menyiapkan 1.000 ton aspal untuk pemeliharaan jalan. Aspal sebanyak itu, digunakan untuk menambal aspal jalan yang rusak.
Penambalan itu dilakukan dalam kerangka pemeliharaan rutin. Anggarannya pun diambilkan dari APBD induk.
“Pemeliharaan rutin sebenarnya dilakukan setiap hari namun karena ini ada momentun Hari Raya Lebaran jadi pemeliharaannya dikebut,” kata Kepala DPUPKP Ponorogo, Jamus Kunto Purnomo, ditulis Kamis (20/4/2023).
Baca Juga:
Rekayasa Lalin Ponorogo, Jalanan Kota Steril dari Pemudik
Dengan pemeliharaan yang dikebut jelang Lebaran itu, diharapkan jalur mudik di Ponorogo bisa dilewati dengan aman dan nyaman. Dia menyebutkan, seluruh jalan yang perlu ditambal menjadi prioritas terutama ruas-ruas yang bakal digunakan untuk jalur mudik.
“Semua yang perlu ditambal ya masuk prioritas. Namun, diutamakan jalan yang bakal menjadi jalur mudik lebaran untuk tahun ini,” kata mantan Kalaksa BPBD Ponorogo tersebut.
Baca Juga:
490 Orang Ikut Mudik Gratis ke Ponorogo Naik 14 Bus
Penambalannya pun tidak dilakukan seperti penambahan biasanya, yakni dengan penerapan metode cold paving hot mix asbuton (CPHMA) atau asbuton campuran panas hampar dingin. Metode ini, kata Jamus dinilai lebih adaptif dengan karakteristik aspal di musim penghujan.
Keunggulan metode ini, aspal lebih stabil dan tentunya tidak cepat rusak di musim seperti sekarang.
“Sementara 1.000 ton, kalau nanti masih kurang, akan diusulkan lewat APBD Perubahan,” pungkasnya. [end/beq]






