Pasuruan (beritajatim.com) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan turun ke lokasi setelah warga Desa Kedungringin mengeluhkan adanya polusi udara yang diduga berasal dari PT Sorini Towa Berlian Corporindo.
Pemeriksaan awal yang dilakukan DLH menemukan keluhan yang sama dari beberapa warga. Bahkan warga telah melakukan protes terhadap manajemen pabrik agar tidak menggunakan bahan sekam dalam proses pembakaran.
DLH masih belum bisa memastikan apakah limbah udara tersebut berasal dari perusahaan tersebut, namun akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dalam pabrik.
Diketahui limbah udara tersebut telah menyebar ke dua dusun, yakni Dusun Guyangan dan Dusun Bahrowo. Bahkan sejumlah warga yang terkena imbas limbah tersebut mengalami gangguan kesehatan.
DLH akan mengambil tindakan tegas jika terbukti bahwa limbah udara tersebut berasal dari PT Sorini Towa Berlian Corporindo. (ada/ted)






