Surabaya (beritajatim.com) – Wisata Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya, yang terletak di Gunung Anyar akan melengkapi koleksi tanaman mangrove menjadi 60 jenis, Senin 8 Juli 2024 hari ini.
Saat ini jenis mangrove di wisata KRM sudah ada 59 jenis. Dari jumlah tersebut, Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya Antiek Sugiharti menyebut terlengkap di Indonesia.
“Kalau dari data dan informasi BRIN, kita (Wisata KRM) yang paling lengkap. Karena kita sudah memiliki 59, dari sekitar 150 jenis jenis mangrove di dunia,” ujar Antiek Sugiharti, Senin (8/7/24) hari ini.
Antiek menjelaskan, bahwa eksplorasi jenis jenis mangrove baru di ‘belahan sudut’ Indonesia akan terus dilakukan. Kata dia, mangrove terbaru yang didapat DKPP adalah dari Kalimantan Barat serta Kabupaten Gresik.
“Dua jenis mangrove yang baru kami dapatkan ini diantaranya Kandelia Candel dari Kalimantan Barat, dan Heritiera Littorali atau Dungu Kecil dari Gresik,” jelasnya.
Sehingga, dari Penambahan 2 jenis mangrove ini melengkapi varietas lain yang sebelumnya sudah ada di KRM. Seperti, Bruguiera Parviflora; Bruguiera Gymnorhiza; Ceriops Tagal; Avicennia Marina.
“Kemarin kami juga mengambil dari Papua, serta ada yang kami ambil dari Gorontalo,” tutur Antiek.

Antiek juga mengungkapkan, dirinya sekarang ini juga sedang mengeksplorasi satu jenis mangrove dari wilayah hutan di Kabupaten Banyuwangi, dan akan ditambahkan di lahan KRM, sehingga genap 60 jenis.
“Proses pengambilan varietas baru ini akan kelar dua bulan mendatang. Ini pun harus melalui prosedur yang cukup runut dan didampingi BRIN. Mangrove jenis baru ini kita eksplorasi dari Hutan Alas Purwo Banyuwangi,” pumgkas Kepala DKPP Surabaya itu. (ted)






