Ngawi (beritajatim.com) – Ditinggal menonton pertandingan voli antar dusun, sebuah toko yang berada di rumah milik warga Ngawi terbakar.
Adalah toko dan rumah milik Slamet (65) warga Dusun Tawang, Desa Katikan, Kedunggalar, Ngawi, Jawa Timur, ludes terbakar pada Senin (29/8/2022) pukul 22.30 WIB.
Menurut Wahyudi, kepala desa setempat belum diketahui asal mula api. Namun, api diketahui muncul oleh tetangga sebelah Slamet yang meminta tolong akibat terjadi kebakaran dan hampir menyambar rumahhya.
Saat itu, Slamet dan anaknya tengah menonton voli antar dusun di lapangan desa setempat. Sehingga, tidak ada yang tahu ketika api mulai muncul.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kebakaran-ngawi”]
Kegaduhan pun mulai menyebar ke tempat pertandingan voli. Pun, akhirnya pertandingan voli itu buba, warga bergegas ke lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Namun, tak kunjung bisa memadamkan api di lokasi kejadian.
“Kami mendapat kabar dari masyarakat jika ada kebakaran. Mayoritas warga tengah menonton voli antar dusun di lapangan desa. Karena ada kebakaran, warga pun bubar dan mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Kemudian, karena semakin besar kami minta tolong ke pemadam kebakaran. Ini bangunan toko dan rumah tinggal. Toko sembako dan BBM ya. Nyaris tidak ada yang bisa diselamatkan, ludes semua,” kata Wahyudi, Senin (29/8/2022)
Petugas pemadam kebakaran Ngawi pun datang ke lokasi dengan tiga unit mobil damkar ditambah satu unit tangki BPBD setempat. Sekitar 1,5 jam kemudian api bisa dijinakkan dan proses pendinginan pun rampung. Namun, tak ada barang yang bisa diselamatkan. Diduga di dalam rumah masih ada uang senilai puluhan juta rupiah berikut perhiasan. (fiq/ted)






