Ponorogo (beritajatim.com) – Maling sepeda motor berkeliaran di Ponorogo. Kali ini beraksi di Kelurahan Kadipaten Kecamatan Babadan Ponorogo.
Sepeda motor Scoopy dengan nomor polisi AE 66 04 TL milik Deni, mahasiswa asal Kecamatan Pulung lenyap dibawa kabur malang. Saat itu, Deni sedang bertamu di rumah temannya.
“Mas Deni (korban) tadi itu datang ke sini. Bertamu ada perlu dengan suami saya,” kata salah satu saksi, Ermawati, Selasa (26/7/2022).
Ermawati mengungkapkan korban ada di rumahnya sekitar 10 menitan. Saat tahu sepeda motor korban ada di tepi jalan, Ermawati berniat untuk memasukkan sepeda motor itu ke halaman rumahnya.
Namun, saat sampai pintu rumah, sepeda motor itu tidak ada di tempat. Sudah lenyap dibawa maling.
“Saya sampai pintu, motor sudah dibawa orang, naik motor langsung digas kencang sekali,” ungkapnya.
Ermawati tidak sampai melihat wajah dari maling tersebut. Menurutnya, maling motor itu memakai helm warna hitam, jaket juga warna hitam, membawa tas ransel berwarna abu-abu.
“Naik motor tadi sendirian. Tidak sampai lihat wajahnnya, memakai helm warna hitam, serba hitam,” katanya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Ponorogo”]
Sepeda motor tersebut, kata Ermawati hanya ditinggal sekitar 8-10 menit untuk masuk ke rumahnya. Menurut informasi yang diperoleh dari korban, Ermawati menyebut bahwa kunci sepeda motor itu ditaruh korban di dasboard motornya. Mengetahui, sepeda motornya dibawa kabur maling, korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Babadan.
“Suami saya dan Mas Deni langsung lapor ke kantor Polsek Babadan. Polisi tadi juga sudah ke sini,” pungkasnya.
Menurut pantauan beritajatim.com di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), usai mendapatkan laporan dari korban, polisi langsung melakukan penyelidikan. Terlihat, petugas mengecek di sekitar TKP. [end/beq]






