Malang (beritajatim.com) – Hingga Senin (17/10/2022) sore ini, hujan deras masih mengguyur kawasan Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.
Pantauan beritajatim.com, banjir menggenangi 4 Dusun di Desa Sitiarjo. Yakni Dusun Krajan Kidul, Krajan Tengah, Dusun Palung, dan Dusun Rowoterate. Khusus Rowoterate dan Palung, hingga kini masih terisolir.
Sejumlah tim relawan bencana dari BPBD, PMI dan masyarakat umum, berupaya menuju kawasan terdampak banjir lebih dari satu meter. Air masih menggenangi rumah warga yang tersebar di 4 Dusun itu.
“Banjir mulai datang sekitar pukul 08.00 sampai pukul 10.00 pagi tadi. Kami sempat menyelamatkan diri dan memiliki lokasi yang lebih tinggi. Karena air dari sungai Penguluran meluap, membawa material banjir seperti kayu, bambu dan batang pisang ini,” ungkap Adi Susilo, Ketua RT di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Sejumlah perabot rumah tangga milik Susilo sudah rusak terkena banjir. Barang barang elektronik terpaksa ia singkirkan karena terkena lumpur.
[berita-terkait number=”4″ tag=”banjir-malang”]
“Ini banjir cukup parah sejak tahun 2013 dan 2017 lalu. Kami berupaya mengevakuasi barang barang yang masih diselamatkan,” tegasnya.
Menurut Susilo, ada ribuan warga yang terdampak banjir. “Yang terdampak banyak, ada di 4 Dusun. Menyebar hingga di Dusun Rowoterate yang kini masih terisolir,” ujarnya.
Susilo mengaku, bantuan yang dibutuhkan selain sembako, warga juga berharap ada perbaikan rumah bagi warga yang terdampak banjir. [yog/but]







