Malang (beritajatim.com) – Sopir angkutan kota atau angkot dari 8 jalur yang ada menolak ujicoba satu arah di Kayutangan Heritage, Kota Malang. Mereka meminta ada jalur khusus bagi angkot agar tetap dua arah atau skema contraflow. Mereka enggan mengikuti ujicoba satu arah karena beranggapan jalur mereka semakin jauh dan rawan gesekan sesama angkot.
Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan lantas menuruti permintaan sopir angkot. Sejak Selasa, (21/2/2023) atau hari kedua ujicoba satu arah Kayutangan Heritage. Sopir diperbolehkan untuk tetap dua arah atau contraflow. Setelah dicoba ternyata resiko kecelakaan cukup tinggi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Kayutangan-Heritage”]
“Kita akomodir. Ternyata ada yang merasa tidak aman. Secara prinsip jika tetap minta contraflow akan kita layani. Kami tempatkan petugas di daerah Rajabali. Disitu kita buat buka tutup. Kalau angkot mau lewat untuk contraflow ya kita bukakan. Ada petugas yang standby disitu,” kata Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra.
Widjaja mengaku dalam diskusi dengan Polresta Malang Kota. Ternyata skema arus lalu lintas untuk contraflow dikhususkan dalam kondisi tertentu atau darurat. Hal teknis seperti inilah yang harus dibahas bersama para sopir, ahli dan pakar, perwakilan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FFLAJ).
“Kemarin usai demo, jam 13.00 diagendakan pertemuan dengan ahli dan pakar, perwakilan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FFLAJ) tapi yang datang perwakilan angkot cuma 1. Diundur jam 19.00 WIB, 8 perwakilan angkot datang. Tapi deadlock,” kata Widjaja.
Widjaja mengungkapkan bahwa Dishub Kota Malang cukup dilema dalam penerapan contraflow khusus sopir angkot. Selain rawan kecelakaan. Banyak pengguna jalan lainnya yang ingin mengikuti jalur khusus angkot ini. Saat pengguna jalan diingatkan oleh petugas Dishub di lapangan justru mendapat caci maki warga.
“Contraflow kita buka khusus angkot setelah lewat ya kita tutup lagi. Tapi kita dicaci maki sama pengguna jalan lainnya. Ada videonya, kita rekam itu,” tandasnya. (luc/kun)






