Sampang (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, menganggarkan insentif untuk guru ngaji sebesar Rp6 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2024.
Kepala Dinas Pendidikan setempat Moh Fadeli mengatakan, milyaran rupiah itu rencananya untuk insentif guru ngaji sebanyak 6000 orang.
“Dananya saat ini masih diproses termasuk administrasi dan data penerima insentif,” terangnya, Sabtu (26/10/2024).
Ia menjelaskan, guru ngaji yang bisa mendapatkan bantuan insentif bukan berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan memiliki anak didik yang mengaji.
“Intinya penerima insentif ini bukan berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil,” tambahnya.
Masih kata Fadeli, selain guru ngaji yang mendapatkan bantuan insentif adalah marbot masjid sebanyak 200 orang dengan nilai bantuan Rp1 juta per orang.
“Totalnya guru ngaji sebanyak 6 ribu orang dan marbot masjid 200 orang,” ujarnya.
Sekedar diketahui, program insentif guru ngaji ini telah berjalan selama tiga tahun, yang pertama masing-masing guru ngaji hanya menerima Rp 500 kemudian 2023 meningkat menjadi Rp 1 juta per guru ngaji.
“Pencairannya langsung kepada rekening masing-masing penerima,” pungkasnya. [sar/ian]






