Mojokerto (beritajatim.com) – Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Mojokerto resmi dikukuhkan. Di bawah kepemimpinan Hidayat, PDC Partai Gerindra Kabupaten Mojokerto menargetkan 10 kursi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang.
Pengukuhan Kepengurusan DPC Partai Gerinda Kabupaten Mojokerto dilakukan berbeda dari biasanya. Ini lantaran pengukuhan yang dihadiri langsung Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad dan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati digelar di Situs Siti Inggil, Minggu (7/8/2022).
Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad mengatakan, semua Partai politik (parpol) pasti ingin menjadi pemenang. “Pasti, kita juga tidak ingin hanya sebagai figuran. Baik menang secara mutlak, baik pemenangan dalam pengertian bisa memenuhi kursi minimal,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Pileg-2024″]
Yakni memenuhi kursi minimal yang disyaratkan untuk mencalonkan seorang kepala daerah. Di Kabupaten Mojokerto maka 10 kursi yakni 20 persen dari jumlah kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto. Sehingga pihaknya menargetkan 10 kursi di Pileg 2024 mendatang.
“Dengan demikian kita memperluas jaring dukungan kepada masyarakat dan kita bisa berkibar dengan besar. Kalau kita di legislatif sekarang belum maksimal, dengan kepercayaan yang bertambah dari publik berupa penambahan jumlah kursi nanti, insya Allah lebih optimal lagi dalam melayani masyarakat dengan baik,” urainya.
Masih kata Sadad, pengukuhan Kepengurusan DPC Partai Gerindra Kabupaten Mojokerto digelar di Situs Situ Inggil di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto bertujuan agar bisa mengambil hikmah dan spirit dari leluhur. Yakni Raja Majapahit, Raden Wijaya.
“Di dalam menjalankan politiknya selalu terikat dengan nilai-nilai spiritualitas yang dibangun di negeri ini dari sejak dahulu. Seperti Ojok Adigang, Adigung, dan Adiguna sudah ada sejak dulu dan dipraktekkan dalam tradisi berpolitik sejak masa lalu,” katanya.
Pihaknya menilai kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Mojokerto tersebut sebagai restu untuk Partai Gerindra untuk mewarnai politik di Kabupaten Mojokerto dengan nilai-nilai budaya. Menurutnya, saat ini politik telah dipersepsikan oleh publik negatif.
“Hanya karena rebutan kekuasaan. Politik memang merebut kekuasaan tapi kekuasaan yang digunakan untuk melayani kepentingan masyarakat. Ibadahnya politikus itu ya melayani masyarakat. Kehadiran Ibu Bupati ini sudah menggambarkan banyak hal, Gerindra komitmen tetap mengusung beliau,” ujarnya.
Partai dengan Ketua Umum Prabowo Subianto ini fokus pada Pileg dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Sehingga partai berlambang bergambar burung garuda ini mulai melakukan langkah-langkah konsolidasi dan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang diadakan bulan November 2024.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Mojokerto, Hidayat menambahkan, jika DPC Partai Gerindra Kabupaten Mojokerto optimis meraih 10 kursi pada Pileg 2024 mendatang. “Karena kita sudah melakukan konsolidasi internal. PAC sudah lengkap, pengurusnya semangat, muda-muda, milenial,” tuturnya.
Sementara pengurus ranting, masih kata Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jatim ini, 90 persen sudah terbentuk. Hal tersebut menjadi model penting untuk mencapai target 10 kursi pada Pileg 2024 mendatang. Menurutnya, ada empat hal paling krusial di Kabupaten Mojokerto.
“Yakni pendidikan, kesehatan, pertanian dan kebutuhan pokok masyarakat. Ini akan kita push, kita mengarah ke sana. Misalnya di bidang peningkatan pendapatan keluarga, kita akan support UMKM yang ada. Kita tahu UMKM mengalami banyak masalah, soal modal, soal kemampuan finansial, soal marketing,” jelasnya.
Sehingga DPC Partai Gerindra Kabupaten Mojokerto akan turun ke bawah untuk mendampingi para UMKM pasca pandemi, ekonomi bisa terangkat. Hidayat menambahkan, Situs Siti Inggil dijadikan lokasi pengukuhan Kepengurusan Partai Gerindra Kabupaten Mojokerto bukan tanpa alasan.

Pekerjaan Rumah (PR) tersebut menjadi semangat DPC Partai Gerindra Kabupaten Mojokerto. Nilai-nilai yang disampaikan Ketua DPD Partai Gerindra Jatim yakni Adigang, Adigung, dan Adiguna, dinilai luar biasa. Meski kita besar tapi tetap harus menghargai siapapun.
“Kita besar tapi kita tetap menghormati, menghargai siapapun yang beranekaragam di Kabupaten Mojokerto. Di Trowulan ini ada banyak beragam kepercayaan, aliran, agama dan sebagainya, kita akan menjadi bagian dari mereka,” tegasnya.
Usai pengukuhan yang dipimpin Sekretaris DPD Partai Gerindra Kharisma Febriansyah, Kepengurusan DPC Partai Gerindra Kabupaten Mojokerto bersama Ketua DPD Partai Gerindra Jatim dan Bupati Mojokerto ziarah ke makam Raden Wijaya yang ada di Situs Siti Inggil.
Berdasarkan hasil Pileg 2019 yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto, 50 kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto diisi oleh 11 partai politik (Parpol). Partai Gerindra dan Partai Nasional Demokrat (NasDem) masing-masing mendapatkan tiga kursi.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi partai pemenang dengan 10 kursi. Partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar ini menjadi paling banyak menempatkan kadernya sebagai anggota dewan periode 2019-2024. Disusul Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) di posisi kedua dengan perolehan sembilan kursi.
Partai Golongan Karya (Golkar) mendapatkan enam kursi, Partai Demokrat (PD) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masing-masing lima kursi, Partai Kesejahteraan Sosial (PKS) empat kursi, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) masing-masing dua kursi, serta Partai Bulan Bintang (PBB) satu kursi. [tin/kun]







