Surabaya (beritajatim.com)- Film dan serial tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi dan penyadaran tentang keberagaman manusia. Salah satu tema yang sering diangkat adalah kehidupan penyandang disabilitas, termasuk tuli dan bisu. Kisah-kisah ini menghadirkan perspektif baru yang memperlihatkan perjuangan, keberanian, serta cara unik mereka dalam berkomunikasi dan menjalani hidup. Berikut deretan film dan serial bertema disabilitas tuli dan bisu yang patut ditonton.
1. CODA (2021)
CODA, singkatan dari Child of Deaf Adults, adalah film drama yang berhasil meraih Oscar. Ceritanya berpusat pada Ruby, seorang remaja perempuan satu-satunya yang bisa mendengar dalam keluarganya. Kehidupannya penuh dilema karena ia harus membantu bisnis keluarga yang seluruh anggotanya tuli, tetapi di sisi lain ia ingin mengejar mimpinya menjadi penyanyi. Film ini dengan hangat menggambarkan tantangan komunikasi dalam keluarga, cinta, dan pengorbanan. CODA memberikan penonton pengalaman emosional sekaligus membuka mata tentang peran penting bahasa isyarat dalam mempererat hubungan.
2. A Quiet Place (2018)
Film horor-thriller ini menghadirkan konsep unik: sebuah dunia di mana manusia harus hidup dalam keheningan karena monster mengerikan akan datang jika mendengar suara sekecil apa pun. Menariknya, karakter utama, Regan, diperankan oleh aktris tuli Millicent Simmonds. Kehadiran karakter tuli dalam cerita ini memberikan kedalaman, karena penggunaan bahasa isyarat menjadi elemen penting yang menyelamatkan keluarga dari bahaya. Selain tegang, film ini juga menyampaikan pesan tentang ketahanan dan bagaimana keterbatasan bisa berubah menjadi kekuatan.
3. A Silent Voice (2016)
Dikenal juga dengan judul Koe no Katachi, film animasi Jepang ini diadaptasi dari manga populer. Kisahnya mengangkat isu perundungan terhadap Shoko Nishimiya, seorang siswi tuli. Ia sering menjadi bahan ejekan teman-temannya, terutama dari Shoya Ishida, sang tokoh utama. Namun, seiring waktu Shoya menyesali perbuatannya dan berusaha menebus kesalahan dengan berteman kembali dengan Shoko. A Silent Voice menyentuh hati karena mengajarkan empati, penyesalan, dan pentingnya memahami orang lain tanpa melihat keterbatasannya.
4. See Hear Love (2023)
Film asal Jepang ini diadaptasi dari webtoon Korea berjudul Mokuhwa. Ceritanya tentang seorang mangaka bernama Shinji yang perlahan kehilangan penglihatan, dan seorang wanita tuli bernama Hibiki. Pertemuan mereka membawa kisah cinta yang manis sekaligus mengharukan. See Hear Love menyoroti bagaimana dua orang dengan keterbatasan berbeda dapat saling mendukung dan menemukan kebahagiaan. Film ini juga memperlihatkan bagaimana komunikasi bisa terjalin tanpa harus selalu menggunakan kata-kata.
5. A Sign of Affection (2024)
Serial anime ini menceritakan Yuki, seorang mahasiswi tuli yang kehidupannya berubah setelah bertemu dengan Itsuomi, seorang pemuda berjiwa bebas dan suka berpetualang. Hubungan mereka berkembang melalui usaha Itsuomi untuk memahami bahasa isyarat dan dunia Yuki yang penuh keheningan. A Sign of Affection menghadirkan kisah romantis yang hangat dan memberikan pandangan segar tentang cinta dalam perbedaan. Serial ini juga menyuguhkan pesan bahwa komunikasi tidak hanya soal kata-kata, tetapi juga hati dan perhatian.
Deretan film dan serial bertema disabilitas tuli dan bisu di atas bukan sekadar hiburan, melainkan juga jendela untuk memahami keberagaman cara manusia berkomunikasi dan berinteraksi. Dari drama emosional seperti CODA, ketegangan dalam A Quiet Place, hingga kisah romantis dalam A Sign of Affection, semua menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk menjalani hidup penuh makna. Menonton karya-karya ini bisa menjadi langkah kecil untuk meningkatkan empati, apresiasi, dan kesadaran sosial kita terhadap komunitas tuli dan bisu. [Nazala]






