Blitar (beritajatim.com) – Dapur Rumah nenek Sumini 66 Tahun di Desa Modangan Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar tiba-tiba roboh. Bagian atap bangunan beserta kayu penyangga ikut roboh dan menimpa anaknya yang sedang memasak di dapur.
Ambruknya atap rumah nenek 66 tahun itu diduga terjadi akibat kayu penyangga atap rumah yang sudah lapuk termakan usia. Selain itu semalam sebelumnya, wilayah Nglegok diguyur hujan deras, sehingga kondisi itu mempercepat robohnya rumah nenek 3 anak tersebut.
“Jadi tiba-tiba terdengar suara runtuhan kayu dan seketika atap dan genting roboh,” kata Sumini, Selasa (8/11/2022).
Peristiwa robohnya atap bangunan nenek 66 tahun itu terjadi pada waktu pagi hari. Dimana sang anak Supriati sedang memasak di dapur. Supriati pun tidak bisa melarikan diri karena cepatnya peristiwa tersebut.
Ia pun terkena runtuhan atap bangunan yang membuat tangannya mengalami luka ringan serta mengalami lebam di bagian kepala dan punggung.
“Ya itu anak saya tertimpa atap bangunan jadi mengalami lecet-lecet,” imbuh Sumini.

Seluruh perabotan masak milik nenek Sumini pun rusak dan tidak bisa dipakai kembali. Meski demikian nenek Sumini bersyukur karena ia dan ke 3 anaknya masih diberikan keselamatan dan perlindungan oleh tuhan dari peristiwa tersebut.
“Yang penting selamat semua nak, kalau soal rumah yang mau gimana lagi sudah tua soalnya,” pungkas Sumini.
Akibat kejadian itu nenek Sumini kini tidak lagi bisa menggunakan dapurnya untuk memasak. Ia kini terpaksa membuat dapur seadanya sembari mengumpulkan uang untuk merenovasi dapur rumahnya yang telah roboh.
Mengetahui hal itu, warga sekitar dan Polsek Nglegok kemudian mendatangi rumah nenek Sumini di Desa Modangan Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Polsek Nglegok bersama warga kemudian Bahau membahu membantu membersihkan puing-puing bangunan yang roboh.
“Hari ini saya beserta jajaran dibantu warga mendatangi rumah nenek Sumini yang roboh kita gotong royong membersihkan puing bangunan,” kata Iptu Nur Budi Santoso, Kapolsek Nglegok Kabupaten Blitar.
[berita-terkait number=”4″ tag=”blitar”]
Selain melakukan pembersihan material runtuhan bangunan, Polsek Nglegok juga menyalurkan sejumlah bantuan dana untuk pembangunan renovasi dapur rumah. Polsek Nglegok juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai peristiwa tersebut.
“Tadi selain bersih-bersih kita juga menyalurkan sejumlah bantuan untuk nenek Sumini,” pungkas Kapolsek Nglegok Iptu Nur Budi Santoso.
Cuaca buruk yang terus tejadi di Wilayah Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar membuat bagian rumah nenek Sumini juga rawan terjadi roboh karena usia kayu penyangganya yang sudah lama. Polsek Nglegok pun juga telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Blitar tertarik kondisi rumah nenek Sumini. [owi/but]






