Surabaya (beritajatim.com) – Angka penyebaran virus Covid 19 di Kota Surabaya telah melandai. Di tenhgah situasi itu, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Surabaya sukses menyelenggarakan Kejuaraan Kota dengan tajuk “Mabar PBSI Surabaya 2021”, pada tanggal 2 – 5 September 2021 di GOR Suryanaga, Jalan Dharmahusada Indah Barat.
Ketua Umum PBSI Kota Surabaya, Oei Ronny Wijaya menjelaskan bahwa kejuaraan ini adalah bentuk komitmen PBSI Kota Surabaya untuk terus melakukan pembinaan dan penyaringan atlet di Kota Surabaya.
“Mereka sudah dua tahun tidak ada even. Akhirnya saya bersama pengurus yang lainnya mengusahakan untuk mengobati rindu atlet kami untuk berkompetisi,” ujar Ronny saat dikonfirmasi beritajatim.com pada penutupan Kejurkot, Selasa (05/10/2021).

Hal senada juga disampaikan oleh Bintang Arsy. Salah satu finalis asal Klub PB Wima tersebut juga menyambut baik gelaran event Bulutangkis di Kota Surabaya.
“Seneng juga, Setelah dua tahun tidak ada kompetisi kami para atlet bisa berkompetisi lagi. Alhamdulillah dapat Juara 2 jadi malah dobel senengnya,” ujar pemuda tampan tersebut.
Bintang pun berharap agar pandemi segera usai. Menurutnya, untuk evaluasi para atlet di Surabaya membutuhkan kompetisi. Ia berharap agar kedepannya semakin banyak kompetisi yang bergulir.
[berita-terkait number=”4″ tag=”surabaya”]
Dalam acara yang diikuti ratusan atlet dari seluruh klub yang ada di Kota Pahlawan ini, Ronny sempat berpesan agar para klub bersatu dan tidak ada perbedaan demi pemain bulutangkis di Kota Surabaya.
“Di pimpinan pimpinan lama itu kan klub ini banyak yang berbeda pendapat, sehingga saya harapkan kembali bersatu agar atlet di Kota Surabaya bisa berprestasi kembali,” pungkasnya.
Pantauan beritajatim di lokasi nampak juga pahlawan Bulutangkis kebanggaan kota Surabaya, Sony Dwi Kuncoro untuk memantau dan mendukung langsung para atlet untuk bertanding. [ang/but]






