Surabaya (beritajatim.com) – Cerita korban selamat di Vasa Hotel Surabaya terungkap. Korban berhasil selamat karena berhenti minum pada pitcher ketiga.
Seperti diketahui, sejumlah musisi dan tamu yang ikut menenggak miras di Cruz Lounge and Bar Vasa Hotel Surabaya selamat meskipun mengkonsumsi miras yang sama dengan Mitra, Refly, Indro dan Reza. Tiga nama terakhir dinyatakan meninggal oleh dokter dan penyebabnya masih didalami.
Narasumber yang enggan namanya dimediakan bercerita bahwa pada Jumat (22/12/2023) ia datang ke Cruz Lounge and Bar Vasa Hotel pada pukul 21.30 WIB. Ia berniat datang untuk meeting dengan kliennya. Kebetulan, ia mengenal beberapa orang dari 7 musisi yang tergabung di dalam Ogie and Friends.
Ia lantas open table bersama rekannya dan minum bersama para personel Ogie and Friends. “Kami open table. Lalu membeli minuman semacam cocktails gitu mas. Kalau saya tidak salah hitung itu ada 9 karafe (pitcher kaca) berisi minuman beralkohol (minol),” katanya, Rabu (27/12/2023).
Minum miras dimulai. Saat pitcher ketiga, ia merasakan tubuhnya aneh. Rasa minuman pun semakin tidak enak. Ia lantas ke kamar mandi dan berusaha memuntahkan paksa minuman yang sudah ia konsumsi. Setelah tubuhnya sedikit membaik, ia kembali meja dan memutuskan berhenti minum.
“Saat saya dipaksa itu saya kabur. Sudah jalan-jalan aja terus mas menghindar. Lainnya terus minum itu,” imbuhnya.
Usai minum, ia pun pulang ke rumahnya. Ia mengakui hanya Reza yang pulangnya diantar karena mabuk berat. Ia kaget ketika mendengar berita Reza meninggal dunia, disusul dengan Refly dan 2 lainnya masuk rumah sakit.
Perlu diketahui, dalam peristiwa itu, 3 orang meninggal dunia. Ketiganya sudah dikebumikan oleh keluarga masing-masing. 1 orang bernama Mitra saat ini kondisinya terus membaik.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil autopsi yang diperkirakan keluar 7 hari kedepan. Sedangkan untuk hasil pemeriksaan laboratorium akan keluar pada 20 hari kedepan.
“Belum ada penetapan tersangka. Kami masih menunggu hasil autopsi,” tegas Hendro. [ang/suf]






