Kediri (beritajatim.com) – Dalam rangka peningkatan akses sanitasi yang layak di Kabupaten Kediri, Pemkab Kediri melalui Dinas Kesehatan menggelar Gerakan Pemberdayaan Masyarakat melalui Wirausaha Sanitasi.
Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Puhjajar Kecamatan Papar.
Wirusaha sanitasi (Wusan) merupakan bagian dari Sanitasi Berbasis Masyarakat (STBM), sebagai supply sanitasi di setiap desa. Dengan supply sanitasi yang tercukupi, diharapkan dapat menurunkan resiko penyakit akibat lingkungan dan perilaku yang tidak sehat di masyarakat. Selain itu juga dapat mencegah peningkatan angka stunting dan kewaspadan dini terhadap Kejadian Luar Biasa Hepatitis A.

[berita-terkait number=”4″ tag=”kabupaten-kediri”]Hadir pada acara ini Plt. Camat Papar, Kades Pujajar, Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes, dan para Ketua TP PKK Kecamatan. Seluruh tamu undangan kemudian membubuhkan tanda tangan sebagai wujud dukungan gerakan Wusan dan komitmen bersama mewujudkan Kabupaten Kediri bebas buang air sembarangan.

“Kula remen pikantuk bantuan. Bibar niki pun mboten teng kali malih,“ ucapnya. Di depan dan samping rumah, sekitar 15 orang bergotong-royong membantu pembangunan jamban bagi nenek 18 cucu tersebut. [adv kominfo/nng].






