Sumenep (beritajatim.com) – Bupati Sumenep, Ach. Fauzi meminta kepada jemaah haji Sumenep untuk mendoakannya agar bisa menyusul ke tanah suci.
“Doakan saya bapak-bapak dan ibu-ibu, agar saya bisa berangkat haji tahun ini juga. Bapak dan ibu berangkat duluan, nanti saya nyusul,” ujarnya sambil tersenyum.
Permohonan itu disampaikan di hadapan 679 jemaah calon haji Kabupaten Sumenep, saat ‘Manasik Akbar dan Pelepasan Simbolis Jemaah Haji 1444H/ 2023’ di gedung Korpri, Minggu (21/05/2023).
“Bapak dan ibu para tamu Allah, ini benar-benar anugerah yang harus disyukuri. Karena tidak semua orang memiliki keinginan. Tidak semua orang terbuka hatinya dan mendapat panggilan ke tanah suci. Bapak dan ibu sudah menunggu cukup lama untuk bisa berangkat ke tanah suci. Ketika kesempatan itu tiba, maka maksimalkan untuk beribadah,” ujar Bupati.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/679-calon-haji-sumenep-dilepas-simbolis-410-jemaah-beresiko-kesehatan/
Ia berharap agar para jemaah haji Sumenep bisa menjalankan ibadah dengan lancar, ikhlas, dan khusuk. Apalagi saat ini cuaca di tanah suci sangat panas. Informasinya suhu di Makkah mencapai 45 derajat.
“Pasrahkan kepada Allah. Jangan lupa jaga kesehatan. Semoga diberikan kekuatan dalam menjalankan ibadah haji. Dengan niat tulus dan sungguh-sungguh beribadah, semoga menjadi haji mabrur,” ucap Bupati yang langsung di-Amini para jemaah haji.
Jemaah calon haji Kabupaten Sumenep tergabung dalam kloter 7 dan 8. Dari 679 jemaah calon haji, 521 diantaranya berasal dari kecamatan daratan, dan 158 orang berasal dari kepulauan. Para jemaah calon haji akan diberangkatkan dari GOR A. Yani menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Kamis (25/05/2023) pukul 14.00 WIB. Namun diharapkan sebelum Dhuhur para jemaah sudah tiba, karena akan dilakukan sholat Dhuhur berjamaah. (tem/kun)






