Ringkasan Berita:
- Pemkab Sidoarjo mempercepat pembangunan 213 gerai KDKMP sebagai bagian Program Strategis Nasional.
- Sebanyak 58 gerai telah rampung 100 persen, sementara 155 lainnya masih dalam proses pembangunan.
- Bupati Subandi mengajak pihak swasta mendukung percepatan pembangunan, termasuk akses gerai di Desa Ngingas.
- Pemerintah pusat menilai progres Sidoarjo unggul dan berpotensi menjadi percontohan nasional.
Sidoarjo (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk sektor swasta, guna memastikan pembangunan gerai koperasi berjalan optimal di seluruh wilayah.
Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan gerai KDKMP sebagai bagian penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan.
Saat ini, dari total 213 gerai KDKMP yang direncanakan di Kabupaten Sidoarjo, sebanyak 58 gerai telah selesai 100 persen. Sementara itu, 155 gerai lainnya masih dalam tahap pembangunan dan terus dipantau progresnya.
Salah satu perhatian utama tertuju pada pembangunan gerai KDKMP Desa Ngingas, Kecamatan Waru, yang dinilai memiliki posisi strategis namun masih membutuhkan penguatan akses jalan.
“Dari pengembang perumahan Delta Sari minta tolong dibantu pak Kades agar program KDKMP Pak Presiden ini segera berjalan karena hari ini sudah ada pembangunannya,” kata Subandi, Selasa (12/6/2026).
Menurut Subandi, lokasi gerai KDKMP Desa Ngingas sangat potensial, namun akses jalan tambahan perlu dibuka agar keberadaan koperasi lebih terlihat dan mudah dijangkau masyarakat.
Ia berharap pihak pengembang Perumahan Delta Sari Waru dapat mendukung penyediaan akses jalan karena lahan tersebut masih berada dalam pengelolaan pengembang.
“Jadi Perumahan Delta Sari juga sudah mengizinkan. Karena ini kan juga Fasum (Fasilitas Umum) yang masih belum diserahkan, tentu kita mengajak komunikasi bareng, biar kita nanti duduk bareng penyelesaian persoalan ini bersama. Ya gitu ya Pak Kades, nanti mohon segera koordinasi dengan pengembang Perumahan Delta Sari,” terangnya.
Manajemen pengembang Perumahan Delta Sari Waru melalui Suryandanu memastikan dukungan penuh terhadap pembangunan gerai koperasi tersebut.
“Secara prinsip dari Perumahan Delta Sari pasti harus mendukung adanya kegiatan ini, secara teknis nanti kita akan bahas langsung di lapangan. Kita akan bicarakan bagaimana titik akses jalan dari Delta Sari menuju koperasi tersebut dan sebaliknya,” katanya.
Selain dukungan daerah dan swasta, percepatan pembangunan KDKMP Sidoarjo juga mendapat perhatian besar dari pemerintah pusat.
Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo mengungkapkan bahwa sedikitnya empat kementerian telah melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Sidoarjo untuk meninjau progres program tersebut.
Kunjungan dari Kementerian Desa, Kementerian Dalam Negeri, hingga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menunjukkan bahwa implementasi KDKMP di Sidoarjo dinilai lebih maju dibanding sejumlah daerah lain.
“Untuk informasi bahwasanya KDKMP di Sidoarjo ini sudah empat kali didatangi oleh kementerian, baik Kementerian Desa, Kementerian Dalam Negeri, yang terakhir kemarin adalah dari BPKP. Dan dari penyampaian yang bersangkutan, beliau-beliau menyampaikan sangat mengapresiasi apa yang kita laksanakan di Sidoarjo karena memang ini berbeda dengan daerah lain,” kata Shobirin. [isa/beq]






