Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat melakukan prosesi pengambilan sumpah janji jabatan dan pelantikan Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto di Aula Badan Perencanaan Pembanguanan (Bappeda) Kabupaten Mojokerto. Ini setelah setahun dirangkap Ardi Sepdiyanto selaku pelaksana tugas (Plt).
Ludfi Ariyono yang sebelumnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dilantik sebagai pejabat definitif, Selasa (21/3/2023). Namun mutasi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) tersebut belum mengurangi kekosongan jabatan setingkat eselon II B di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto.
Setidaknya ada lima kursi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Mojokerto lowong. Ludfi menjadi satu-satunya pejabat yang diambil sumpah janji jabatan pada prosesi pelantikan JPTP di aula Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Mojokerto.
“Kenapa sendiri? karena memang tahapannya seperti itu. Saya berharap semua Kepala OPD betul-betul bisa menjalankan tugas sebaik-baiknya. Integritas menjadi komitmen kita semua,” ungkap orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-mojokerto”]
Kursi Dispendik ditinggal Zainul Arifin yang purna tugas di akhir Maret 2022. Selain pelantikan, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini juga telah meminta rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk membuka seleksi terbuka (selter) di kursi JPTP yang lowong. Namun usulan tersebut tidak mendapatkan lampu hijau.
“KASN tidak akan memberikan rekomendasi kalau saya tidak lakukan pelantikan dulu. Setelah selesai dilantik, kita akan mengajukan selter. Proses mutasi jabatan Kadispendik ini juga dilakukan setelah melalui rangkaian tahapan, mulai job fit yang diikuti lima pejabat eselon II B pada 13 Februari lalu,” katanya.
Lima pejabat eselon II B yang mengikuti job fit tersebut yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Ardi Sepdiyanto, Kepala Bappeda Bambang Eko Wahyudi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Nugraha Budi Sulistya, serta Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Dyan Anggrahini Sulistyowati.
“Setelah job fit dan sudah ada hasilnya, akhirnya Pak Ludfi yang pindah dan dilantik. Selternya nunggu izin dulu, abis ini akan kita kirim surat ke KASN karena sekarang harus step by step. Untuk tahun 2023 ini kami hanya mengisi jabatan yang kosong. Kami minta semua Kepala Perangkat Daerah untuk tetap komitmen dan konsisten di tempat masing-masing,” tegasnya
Pergeseran jabatan setingkat eselon II B bakal menjadi yang terakhir di tahun 2023 ini. Selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), Bupati mengaku hanya fokus untuk melakukan pengisian jabatan melalui mekanisme selter. Selain menjabat sebagai Kadispendik, Ludfi Ariyanto juga tetap merangkap jabatan sebagai Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2).
Sementara, kursi DPMPTSP yang saat ini lowong dan akan ditunjuk Plt pada, Jumat (24/3/2023) besok. Kosongnya pejabat definitif juga terjadi pada posisi Kepala Badan Kepegawaian dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Asisten Pemerintahan dan Kesra, dan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Hukum. [tin/kun]
![Bupati Mojokerto Lantik Kadispendik Ludfi Ariyanto, Satu-satunya yang Pejabat Diambil Sumpah Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat melakukan prosesi pengambilan sumpah janji jabatan dan pelantikan Kadispendik Kabupaten Mojokerto di Aula Bappeda Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG_20230321_230052_f4jYPC9I2w.jpeg)





