Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengharapkan para pembina kelompok Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) dapat menjadi konselor yang baik bagi para remaja agar kedepannya para remaja dapat mengenali masalahnya dan bisa mencari solusi untuk permasalahannya.
Hal tersebut disampaikan saat Pemerintah kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Kabupaten Mojokerto kembali menggelar pembinaan untuk meningkatkan kemampuan para pembina kelompok PIK R.
Para pembina kelompok PIK R Jalur Pendidikan yang sebagian besar merupakan Guru bimbingan dan konseling (BK) dan para penyuluh KB menjalani pembinaan di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) Pemkab Mojokerto, Sabtu (1/4/2023). Pembinaan tersebut digelar dalam dua hari. Gelombang pertama diikuti 180 peserta yang telah dilaksanakan pada Rabu (29/3/2023).
Pembinaan gelombang kedua juga diikuti sebanyak 180 peserta dari sembilan kecamatan yakni Kecamatan Trawas, Kecamatan Gedeg, Kecamatan Pungging, Kecamatan Ngoro, Kecamatan Kemlagi, Kecamatan Mojoanyar, Kecamatan Jetis, Kecamatan Sooko, dan Kecamatan Dawarblandong.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/ikfina-fatmawati-mkp-dan-keluarga-mengizinkan-maju-pilbup-mojokerto/
Tenaga Ahli Program Ketahanan Remaja BKKBN Jatim, Haydar Iskandar kembali menjadi narasumber pertama, Sedangkan narasumber kedua adalah Bupati Ikfina yang menyampaikan materi tentang konseling. Turut hadir Plt Kepala DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto Ludfi Ariyono.
Dalam paparannya, Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati menjelaskan, prinsip dari konseling adalah bagaimana para konselor dapat membantu konseli atau kliennya yang memiliki masalah dapat menyelesaikan masalahnya sendiri. Namun konselor itu tidak boleh memberikan solusi, tidak boleh memberikan nasihat.
“Jadi kita itu menuntun bagaimana dia (remaja) mengenali masalahnya dan dia itu bisa mencari solusi sendiri bukan dari kita. Agar pelaksanaan konseling dapat berjalan efektif dan membuahkan hasil, maka sebagai konselor harus memiliki karakteristik seperti, memiliki kesadaran dan pemahaman diri,” katanya.
Sebagai konselor mampu menganalisa perasaannya sendiri, misalnya sedih, khawatir, tegang, tenang, senang, sayang, dan kecewa. Lalu, konselor juga harus sehat mental, sensitif, terbuka, objektif dan kompeten serta dapat dipercaya, menarik secara interpersonal, mempunyai semangat berkorban.
“Memiliki tanggung jawab dan perasaan yang kuat terhadap etika. Sebagai konselor harus memiliki keterampilan dasar konseling yakni pertama, Attending atau dapat mengarahkan diri dan menghadirkan diri bagi klien agar terjalin suatu kepercayaan antara konselor dengan konseli atau klien,” ujarnya.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/festival-musik-patrol-tandani-rangkaian-peringatan-hari-jadi-kabupaten-mojokerto/
Kedua, Active atau Empathic Listening yaitu sebagai konselor dapat mendengarkan secara penuh dan berusaha menempatkan diri pada posisi orang lain. Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini menegaskan, prinsip konseling 80 persen mendengarkan klien tersebut.
“Jadi klien yang banyak ngomong bukan kita, 80 persen adalah mendengarkan aktif. Maka kita jadi tahu dan membantu dia untuk menemukan masalahnya, serta kita harus bisa membantu dia untuk berada pada posisi cara pandang yang tepat. Ketiga adalah, Sharing Empathic Highlights (SEH),” urainya.
Yakni konselor dapat mengungkapkan pikiran dan perasaan klien yang bertujuan untuk membantu klien untuk menemukan masalahnya. Keempat, Probing yakni bagaimana sebagai konselor dapat mendorong dan membantu klien untuk mengeksplorasi masalahnya ketika klien atau para remaja gagal untuk melakukan secara spontan.
“Kelima, Summarizing yaitu konselor atau klien dapat membuat rangkuman dari hasil yang telah dibicarakan dalam satu sesi konseling. Kepada seluruh pembina kelompok PIK R dapat mengimplementasikan lima keterampilan dasar konseling, agar para pembina kelompok PIK R dapat dipercaya oleh para remaja dalam mengkonsultasikan permasalahannya,” pintanya. [tin/but]
![Bupati Mojokerto Berharap Kelompok PIK R Dapat Jadi Konselor Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat menjadi narasumber pembinaan untuk meningkatkan kemampuan para pembina kelompok PIK R di Pendopo GMT Pemkab Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG_20230401_194133_0b3RcVDV62.jpeg)





