Jember (beritajatim.com) – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Jember, Jawa Timur, mencatat ada 6.960 orang warga nahdliyin yang berangkat ke Sidoarjo menghadiri peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama, Selasa (7/2/2023). Bupati Hendy Siswanto memerintahkan 31 camat untuk membantu sarana transportasi.
Sekretaris PCNU Jember Abdul Hamid Pujiono memperkirakan lebih banyak lagi warga yang berangkat secara mandiri. “Tapi saya tidak berani menyebut mereka Romli (Rombongan Liar). Tapi ini rombongan luar yang penuh dengan barokah, karena menghadiri peringatan satu abad Nahdlatul Ulama,” katanya, Senin (6/2/2023).
PCNU Jember berterima kasih kepada Hendy yang sudah menyediakan angkutan untuk warga nahdliyyin yang berangkat ke Sidoarjo. “Dalam rangka satu abad Nahdlatul Ulama, kami beberapa kali disupport dan didampingi bupati. PCNU nanti berangkat ke Surabaya menggunakan bus Pak Hendy,” kata Pujiono.
“Beberapa waktu yang lalu juga ada imbauan kepada camat-camat agar ikut membantu transportasi bus, berkoordinasi dengan majelis-majelis wakil cabang NU untuk berangkat ke peringatan satu abad,” kata Pujiono.
[berita-terkait number=”4″ tag=”1-abad-nu”]
Pemberangkatan rombongan nahdliyin ini semula hendak dilakukan di alun-alun. Kecamatan Tanggul “Awalnya Polres Jember merencanakan satu titik pengawalan di Kecamatan Tanggul. Ternyata 80 bus besar ditambah sekitar 20 bus kecil dan 60 elf serta sekian banyak mobil pribadi, tidak mampu,” kata Pujiono.
Akhirnya titik pemberangkatan dipecah kepolisian menjadi tiga titik. Selain di alun-alun Kecamatan Tanggul, titik awal pemberangkatan dilakukan di depan Masjid Roudlotul Muchlisien dan depan Masjid Raya Balung. [wir/but]






