Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto berharap mahasiswa dan pelajar di Kabupaten Jember menjadi relawan resmi penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur, 25 Juni – 3 Juli 2022.
Jember diagendakan menjadi tuan rumah pembukaan dan pertandingan 18 cabang olahraga. “Ini kan harus melakukan speed up, percepatan. Saya harus rapat maraton dengan instansi terkait lainnya, supaya kita ada dukungan, termasuk volunteer dari mahasiswa dan anak-anak SMA,” kata Hendy.
Dengan dibukanya lowongan relawan untuk pelajar dan mahasiswa, maka Pemkab Jember akan menggandeng perguruan tinggi. Namun penyelenggara utamanya adalah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim. “Kami hanya ketempatan lokasi. Mereka (kontingen porprov) sudah booking hotel sendiri, termasuk makan dan transportasi. Kami hanya menyiapkan tim Jember sendiri dan venue,” kata Hendy.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Jember Bambang Cahyo Wibowo mengatakan, penyelenggaraan porprov terbagi atas tiga pola. “Pertama, bupati selaku tuan rumah akan menyiapkan atlet (Jember). Dispora menyiapkan sarana, prasarana, dan akomodasi, di antaranya penyiapan hotel, makan, kaos, kendaraan,” katanya, Kamis (12/5/2022).
Total jumlah atlet dan ofisial kontingen Jember terdiri atas 848 orang. “Sekitar 540 orang di antaranya adalah atlet,” kata Bambang.
[berita-terkait number=”4″ tag=”jember”]
“Sementara itu, Dinas Cipta Karya bertugas menyiapkan sarana fasilitas yang akan ditempati 18 cabang olahraga. Tentunya daro 18 cabor tak semuanya milik pemerintah. Ada lima lokasi, yakni Stadion Jember Sport Garden, GOR PKPSO, lapangan tenis, Stadion Notohadinegoro, dan GOR Argopuro yang jadi fasilitas pemerintah yang sedang dalam proses pembenahan,” kata Bambang.
Hunian hotel di Kabupaten Jember sudah penuh. “Atlet Jember sudah pasti nenempati hotel. Untuk di Lumajang, ada hotel, homestay, dan hunian. Sementara di Bondowoso, kami gunakan homestay. Di Situbondo, sebagian menggunakan homestay dan hotel. Kami butuh 450 kamar. Khusus untuk di Jember, kurang lebih butuh 250 kamar,” kata Bambang. [wir/but]






