Tuban (beritajatim.com) – Dengan adanya temuan beras Bantuan Sosial (Bansos) yang kondisinya dinilai tak layak karena berkutu dan juga kotor terdapat kerikil di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, pihak Bulog langsung turun ke lapangan untuk mengganti beras tersebut, Senin (16/7/2021).
Pihak Bulog turun langsung ke lokasi dua warga yang menerima beras yang dinilai tak layak konsumsi itu dan mengganti beras yang kondisinya lebih bagus. Tak hanya itu, pihak Bulog menyatakan jika beras yang disalurkan kepada warga itu merupakan beras yang layak salur dan juga layak konsumsi.
Penggantian beras bantuan PPKM itu dilakukan oleh pihak Bulog setelah mereka mendapatkan kabar adanya kondisi beras yang berkutu itu. Sehingga tim dari Bulog bersama dengan pihak Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban itu mendatangi dua rumah warga yakni Purwani dan Yamsi yang mendapatkan beras bansos PPKM itu.
[berita-terkait number=”5″ tag=”bansos”]
“Untuk temuan beras yang ditemukan pada hari Sabtu, alhamdulillah pada hari itu juga sudah dilakukan penggantian,” terang Hendra Kurniawan, selaku Wakil Pemimpin Cabang Bulog Bojonegoro yang turun ke lapangan untuk mengecek beras penggantinya itu.
Dari pantauan di lapangan, bahwa beras bansos pengganti yang ditemukan berkutu itu kondisinya lebih bagus dari yang diterima dua warga tersebut. Namun, untuk jenis beras Bansos sebagai pengganti dari beras yang bekutu serta terdapat kerikilnya itu jenis juga sama-sama beras Medium.
“Untuk jenis beras penggantinya tetap sama yaitu beras medium hasil penyerapan dari penggilingan-penggilingan di Kabupaten Tuban,” sambung Hendra.
Hendra menjelaskan, untuk beras medium yang dibagikan untuk Bansos tersebut kriterianya adalah maksimal patahan 20 persen. Sehingga diharapkan jika terdapat warga masyarakat yang mendapatkan beras Bansos itu yang dinilai kurang baik supaya bisa langsung menyampaikan kepada pihak Bulog, bisa melalui pihak desa, ataupun melalui pendamping dan beras itu akan diganti.
“Sejauh ini belum ada (temuan lain). Kita akan melakukan pengawasan sesuai standart operasional, supaya tidak terjadi lagi,” pungkasnya.
Sementara itu, Yaswi (42), warga Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban yang sebelumnya mendapatkan beras berkutu dan sudah diganti itu mengaku senang. Pasalnya, beras penggantinya itu kondisinya lebih bagus dan jika dipegang berasnya juga bersih. “Ya senang ini dapat ganti. Kalau ini memang bagus berasnya,” ungkap Yaswi, salah satu warga penerima bantuan beras PPKM 2021 itu.[mut/kun]






