Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto memborong dagangan penjual makanan area pujasera pasar rakyat Mojo Kembangsore Park (MKP) di Desa Petak, Kecamatan Pacet. Aksi ini dilakukan saat membagikan bantuan sembako bagi warga terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.
Beberapa menu makanan yang diborong tersebut antara lain nasi goreng, lontong kikil, hingga kuliner hits kekinian seperti seblak ceker dan bakso aci. Bupati juga membagikan sebanyak 120 paket sembako berisi 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 2 kg gula pasir dan 5 bungkus mie instan.
Seperti rutin dilakukan, Bupati selaku Ketua Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Mojokerto ini tidak berhenti mengedukasi warga masyarakat terkait bahaya Covid-19 beserta ilustrasi medis. Bupati menggambarkan bagaimana cara kerja Covid-19 menginfeksi manusia, dengan sasaran utama organ paru-paru.
“Pintu utama masuknya virus adalah hidung, mulut dan bisa dari mata juga. Mereka akan stop dulu di belakang hidung dan mulut untuk berkembang biak, lalu turun menginfeksi paru-paru kita yang mirip spons,” ungkap Bupati Mojokerto, Ikfina Fatmawati, Kamis (12/8/2021).
Pada orang yang sehat, Bupati menyebut bahwa organ paru-paru akan mengembang jika dipakai bernafas. Namun apabila paru-paru telah terinfeksi Covid-19, maka akan muncul bercak air sehingga menyebabkan sulit bernafas akibat tidak mampu mengembang normal.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kabupaten-mojokerto”]
Secara visual pada hasil foto thorax, paru-paru dengan Covid-19 akan tampak bercak-bercak putih menyebar pada hampir semua permukaan paru-paru. Jika sudah kondisi seperti itu, maka akan susah bernafas sehingga harus diintervensi dengan tindakan medis. Oksigen harus dimasukkan dengan bantuan alat.
“Layaknya kita memompa ban. Pasien covid yang sesak, ibarat kita harus menahan nafas satu menit. Bayangkan bagaimana sakitnya. Maka dari itu, saya benar-benar mewanti-wanti agar semua bisa menjaga diri sendiri. Dengan apa? Patuhi prokes sebagai yang utama dan ikuti vaksin,” tegasnya.
Usai memberi edukasi bahaya Covid-19, Bupati melakukan pengecekan ‘Pondok Sehat Terpusat Satgas Covid-19’ untuk merawat pasien berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG). Gedung isolasi yang berada di Desa Claket Kecamatan Pacet, saat ini telah dilengkapi berbagai sarana prasarana.
Antara lain 202 bed lengkap, air bersih, instalasi listrik, kebersihan, keamanan serta akses jalan yang dipastikan dalam kondisi siap beroperasi. [tin/ted]






