Surabaya (beritajatim.com) – Bonek kecewa dengan permainan Persebaya. Sebab, klub berjuluk Bajul Ijo ini sudah lima kali gagal meraih kemenangan.
Salah satu Bonek, Husin Ghozali, yang merupakan koordinator suporter di tribun Green North mengungkapkan lima kali kekalahan menunjukkan Persebaya bobrok dan terpuruk. Bahkan, kata dia, suporter sudah jengah dengan janji manis yang sering diberikan pelatih Persebaya, Aji Santoso, untuk bertahan di posisi 3 besar klasemen sampai akhir musim.
“Luar biasa kebobrokannya dan keterpurukanya, lima kali tanding tanpa kemenangan. Apa yang ditargetkan 3 besar di musim ini tidak tercapai, pelatih hanya omong doang dan harusnya mereka instropeksi diri jangan berkoar-koar di media namun hasilnya non prestasi tanpa pembuktian,” ungkap pria yang disapa cak Cong, Rabu (15/3/2023).
Bonek sempat melampiaskan amarah saat Persebaya gagal mengalahkan Persib Bandung di Gelora Joko Samudro pada Senin kemarin. Salah satu capo sampai turun ke lapangan lantaran saking marahnya.
Baca Juga:
Pelatih Persebaya Kurang Puas dengan Permainan M Iqbal
Para supoter menilai Persebaya di musim 2022/2023 ini berbeda dengan sebelumnya. Cara bermain ciri khas Suroboyo sudah mulai dihilangkan.
Tidak adalagi bermain ngosek, bermain pendek apalagi ngeyel.
“Persebaya yang sekarang bukan yang dulu. Nggak ada lagi main ngosek, main pendek ngeyel itu yang kami sayangkan. Bahkan fighting spiritnya sudah tidak ada lagi,” ungkap Cak Cong.
Bahkan, dia menilai para pemain banyak yang sudah tidak lagi memiliki loyalitas ke tim Bajul Ijo. Artinya pelatih harus jeli dengan gerak gerik pemain, apakah layak untuk diturunkan atau tidak dalam pertandingan.
Baca Juga:
Sempat Unggul, Persebaya Hanya Tuai Hasil Imbang dari Persib
“Kalau pemain hatinya sudah setengah hati mending diparkir, tidak usah dimainkan daripada hatinya sudah tidak di Persebaya. Percuma, akan merusak tim, berarti mereka tidak profesional,” imbuhnya.
Diketahui sebelumnya, usai pertandingan melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Joko Samudro salah satu capo Ipul, turun ke lapangan. Ipul mengungkapkan rasa kecewanya kepada manajemen, pelatih dan kapten tim karena sudah lima kali Persebaya gagal raih kemenangan.
Terhitung lima kali kegagalan Persebaya Surabaya. Dimulai saat bermain melawan Bali United, Rans Nusantara, PSM Makasar, Barito Putra, hingga Persib Bandung. [way/beq]






