Kediri (beritajatim.com) – Seorang maling masuk di rumah pengasuh Pondok Pesantren Kabupaten Kediri. Akibatnya, maling yang berisinial S alias Gatek (55) itu babak belur digebuki warga.
Pelaku warga Kelurahan Rejomulyo Kota Kediri. Dia nekat mencuri di rumah M. Nasrur Rohmah (44) pengasuh Ponpes Hidayatul Mubtadiin Desa Wanengpaten Kecamatan Gampengrejo.
Beruntung petugas Polsek Gampengrejo cepat datang, sehingga aksi massa berhasil dihentikan. Kapolsek Gampengrejo AKP Sunaryo mengatakan saat ini terduga pelaku S masih dimintai keterangan.
“Masih dimintai keterangan pelakunya,”kata AKP Sunaryo.
Kapolsek menyampaikan berawalnya kasus tersebut. Korban sedang melaksanakan salat dhuha di dalam rumahnya. Pada saat itu korban mendengar suara didalam ruang keluarga.
Padahal saat itu rumahnya dalam keadaan sepi.”Korban ini penasaran dan curiga kemudian setelah selesai salat dhuha mencari asal suara tersebut. Saat keluar dari ruang salat korban kaget ada orang tidak dikenal masuk didalam rumahnya itu,”kata AKP Sunaryo.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Kediri”]
Pelaku pada saat kepergok korban sedang mencabut aliran listrik. Pasalnya di rumah korban ada kamera CCTV terpasang.
“Maksud pelaku mematikan aliran listrik untuk menghilangkan jejak agar tidak terekam kamera CCTV,”terang Kapolsek.
Namun, aksi pelaku itu kepergok korban. Korban seketika berteriak maling kepada pelaku. Pelaku yang ketakutan langsung berusaha kabur menaiki sepeda motornya dan dikejar oleh korban.
Pelaku yang hendak kabur menaiki sepeda motornya langsung ditarik oleh korban sehingga tidak bisa lari dan terjatuh. Warga sekitar yang mengetahui ada maling langsung berdatangan menghajar pelaku.
“Kami langsung dan menghentikan warga. Pelaku langsung kami amankan dan dibawa ke kantor,”tutur Kapolsek.
Kapolsek menyampaikan, dari hasil pemeriksaan CCTV, pelaku masuk ke rumah korban melalui pintu depan. Pelaku kemudian masuk ke kamar mengambil dokumen surat penting dan uang Rp 650 ribu yang berada di tas kulit warna coklat.
“Pelaku juga mengambil satu ponsel merek Samsung,”ucap AKP Sunaryo.
Kapolsek mengungkapkan, pelaku juga masuk disebalah belakang kamar santriwati mengacak ngacak lemari. Pelaku mengambil uang Rp 450 ribu didalam dompet yang disimpan di dalam lemari.
“Pelaku juga mengambil uang Rp 300 ribu di kamar santriwati. Saat ini pelaku masih dimintai keterangan guna pemeriksaan lebih lanjut,”ungkap AKP Sunaryo. [mn/but]






