Surabaya (beritajatim.com) – Muji Ridwan (57) warga Jalan Patemon IV, Sawahan, Surabaya mengaku kaget ada suara pertengkaran antar pemuda di depan rumahnya, Jumat (30/8/2019).
Muji yang saat itu sedang asyik bersiul melatih burung peliharaanya mengaku terkejut melihat seorang pemuda mengibaskan senjata tajam ke arah pelajar berseragam putih abu-abu.
“Tadinya kaget, mereka tengkar dan ngomong keras. Tapi entah kenapa tiba-tiba dua pemuda itu terlibat adu jotos dengan pemuda yang bersarung dan memakai baju kotak-kotak,” katanya kepada britajatim.com.
Usai terlibat saling pukul, lelaki berseragam yang diketahui berinisial SY (17) warga Gersik ini langsung lari.
Muji yang menyaksikan tak jauh dari tempat perkelahian ini pun lantas mendekati dengan harapan bisa melerai pertengkaran.
“Jarak saya gak ada lima meter dari pemuda yang berkelahi tadi. Karena dekat, saya lantas mendekati mereka,” jelasnya.
Belum sampai melangkahkan dua kaki, Muji kaget bukan kepalang menyaksikan pemuda berbaju kotak merah hitam tadi mengeluarkan pisau sepanjang 30 cm.
Usai mengeluarkan sajam yang disembunyikan dalam sarungnya, pelajar pun lantas jadi sasaran beberapa kali sabetan sajam.
“Berkali-kali disabet sajam tapi pelajar tadi bisa menghindar. Nah pas menghindar, pelajarnya jatuh dan terkena sabetan sajam di paha kirinya,” lanjutnya.
Tak hanya sampai di situ, pemuda yang bersarung masih ingin menyerang pelajar yang sudah terluka sabetan sajam itu.
“Setelah pemuda bersarung menurunkan tangan yang memegang sajamnya, saya lantas melerai pertengkaran mereka,” terangnya.
Usai dilerai Muji, pemuda bersarung ini pun lantas melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda 70 atau dikenal Honda ulung.
“Yang bacok lari naik motor putuh merah muda larinya ke arah Jalan Diponegoro,” pungkasnya.
Lebih lanjut Muji menjelaskan, sebelum terjadi pertengkaran, dua pemuda yang berkelahi sempat berbincang dengan dua orang yang memakai seragam dari pukul 11.20 WIB.
Hanya saja, usai salat, empat pemuda yang salah satunya tetangga Muji ini pun nampak ada adu bicara.
“Ada empat pemuda, satunya tetangga saya. Tapi tetangga saya dan satu pelajar lain diam saja gak ikut perkelahian,” sahut Muji sembari memberi makan burung.
“Nah yang dua lain yakni korban (pelajar kebacok) dan lelaki bersarung itu yang berkelahi,” tandasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”penganiayaan”]
Kini kasus perkelahian pemuda dan pelajar itu ditangani petugas Polsek Sawahan.
Pelajar yang terkena sabetan sajam oun dilarikan ke rumah sakit dan petugas memeriksa dua pelajar yang juga rekan korban dan terduga pelaku pembacokan. [man/but]






