Surabaya (beritajatim.com) – Usai bersitegang lantaran mendapati mobil dan sepatu suaminya berada di apartemen wanita lain, istri siri anggota DPRD Surabaya M, MR (24), sepakat berdamai dan tidak melanjutkan ke jalur hukum. Kesepakatan ini dicapai setelah terjadi pertemuan antara MR dengan H (27), wanita yang diduga bersama M, di Polsek Dukuh Pakis pada Sabtu (11/6/2022).
Saat dihubungi lewat telepon, MR mengakui telah melakukan kesalahan dengan memasuki kamar H di apartemen Puncak Bukit Golf lantai 12. Begitupun dengan H yang mengakui salah karena telah menganiaya MR hingga menimbulkan luka ringan di leher.
“Saya juga emosional mencari suami saya yang hilang 3 minggu. Gimana perasaan perempuan suaminya hilang tapi mobil sama sepatunya ada di apartemen wanita lain, tetapi kami sudah saling memaafkan tadi,” ujar MR saat dihubungi.
Dari mediasi tersebut, H sempat mengaku sebagai istri siri dari salah satu politisi di Kota Surabaya. Namun, dari keterangan MR, ia tidak menanyakan lebih lanjut kapan M menikahi H.
“Tadi saya sempat kaget saat H mengaku sudah dinikahi siri M. Yang saya tahu, mas M punya istri sah satu dan istri siri satu ya cuman saya,” tegasnya.
Dengan pengakuan H tersebut, MR berharap agar M segera menyelesaikan permasalahan dengan dirinya. Ditanya langkah selanjutnya, MR mengaku masih berkonsultasi dan memikirkan langkah yang tepat.
“Saya kecewa, mas M itu kan anggota Dewan. Gimana mau nyelesain masalah rakyat kalau masalah pribadi aja dia nggak berani nyelesain, saya berharap iktikad baiknya aja, kan menikahi saya baik-baik. Kalau mau cerai ya silakan menemui orangtua saya,” tegas MR.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Surabaya”]
Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Agung Widoyoko mengatakan Keduanya sepakat permasalahan tersebut ditempuh secara kekeluargaan dan saling memaafkan. Karena dua-duanya mengaku sebagai korban dari pria yang tidak bertanggungjawab.
“Antara pengadu dan teradu saling memaafkan dan menempuh secara kekeluargaan, setelah mencabut aduannya, mereka masing masing membuat pernyataan,” terang Agung.
Beritajatim lantas berusaha menghubungi M di nomor pribadinya 0812-180X-XXXX untuk menanyakan pengakuan H yang mengaku telah dinikahi siri olehnya. Namun, hingga berita ini ditulis, Mahfudz belum membalas dan menerima telepon yang dikirimkan.
Perlu diketahui, Usai menghilang tidak ada kabar, MR (24) sempat dianiaya oleh H saat mencari suami sirinya, Mahfudz Anggota DPRD Komisi B Kota Surabaya, di Apartemen Puncak Bukit Golf, Jalan Bukit Darmo, Kamis (09/06/2022) jam 00.15 WIB. Akibat penganiayaan tersebut, MR membuat aduan masyarakat ke Polsek Dukuh Pakis. (ang/beq)






