Surabaya (beritajatim.com) – Manajemen Persebaya menerapkan kontrak panjang kepada para pemain mudanya. Lama kontrak mencapai empat tahun.
Manajer Persebaya, Yahya Alkatiri, mengungkapkan pihaknya menerapkan kontrak jangka panjang untuk mengikat para pemain muda baik dari bibit internal maupun jebolan EPA. Langkah ini diterapkan dengan tujuan para pemain dapat mengembangkan bakat dan menambah jam terbang.
Yahya mengungkapkan ada sekitar 15 pemain muda yang diikat dengan perjanjian kontrak jangka panjang. Salah satunya adalah adalah Marcelini
“Banyak pemain yang kontrak 4 tahun ada 15 orang termasuk 3 orang yang baru ini nanti akan kita kasih kontrak panjang,” ungkap Yahya.
Ditanya akan karir di luar Persebaya, pihak manajemen memiliki aturan tersendiri untuk para pemain mudanya. Manajemen, kata Yahya, akan membolehkan dan mendukung para pemain berkarir di luar negeri.
Skemanya, dalam kontrak 4 tahun sementara di tahun kedua mereka memilih berkarir di luar negeri maka manajemen akan melepas para pemain. Tetapi jika kurang dari dua tahun akan pindah tim, Persebaya tidak mengizinkan.
“Ya salah satunya Marcelino itu semua pemain kita kalau main di lokal kita nggak kasih, kalau main di luar negeri baru kita kasih ini untuk pemain yang kontrak panjang. Jadi ada sistem nanti kita bisa mundurkan seperti kalau kontrak dia kurang 2 tahun dia datang ke Indonesia 2 tahun dia harus main di Persebaya lagi jadi nggal perlu fee transfer,” ucap Yahya.
Ada beberapa nama pemain muda Persebaya yang kini masih berstatus kontrak panjang seperti Rizky Ridho, Marcelino, Andika Ramadhani, Akbar Firmansyah, Koko Ari, Ernando Ari, dan tiga pemain baru yang akan masuk musim ini. [way/beq]






