Magetan (beritajatim.com) – Tak hanya seduhan teh, seduhan bunga lengkap juga bagus untuk kesehatan. Cukup banyak yang terkenal. Mulai dari kamomil, hingga bunga telang. Baik dibuat seduhan biasa hingga dicampur es.
Kali ini, beritajatim.com mengupas empat jenis teh yang cukup banyak dikonsumsi masyarakat. Bahkan, ada di kedai kopi. Khususnya di wilayah Kabupaten Magetan. Berikut rangkumannya.
1.Teh Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa)
Siapa tak kenal bunga rosella. Bunga dengan warna dominan merah dan bentuk kelopak meruncing itu cukup banyak khasiat. Bahkan, banyak jenis olahan rosella,mulai sirup hingga selai. Namun, belakangan cukup banyak yang menyukai rosella kering dan diseduh untuk jadi teh.
Salah satu kedai kopi di Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan memiliki salah satu menu dari bunga rosela kering. Pemilik kedai Wahid Mutho Nugroho (36) menyebut kalau baru enam bulan menyediakan menu seduhan dengan warna dominan merah kecokelatan itu. Cukup banyak peminatnya lantaran bunga rosella memiliki rasa yang asam namun menyegarkan. “Cukup banyak yang suka. Namun, kali ini saya juga berikan menu tambahan, yakni campuran seduhan rosella dan jahe,” terang Wahid.
Dia menyebut kalau khasiat rosella bukan Cuma mengurangi radikal bebas, tapi juga bisa memberikan ketenangan. Bahkan, kandungan vitamin C yang cukup tinggi dalam bunga rosella dipercaya bisa meningkatkan daya tahan tubuh. “Banyak sekali kandungan nutrisinya. Termasuk juga mengurangi kemungkinan tubuh terinfeksi penyakit. Karena ada anti bakteri dalam kandungan bunga rosella,” kata Wahid.
Tak terlalu mahal, seduhan teh rosella di Jalan Garuda Kawedanan itu hanya dibanderol sekitar Rp 5.000 hingga Rp 10.000. Pengunjung juga bisa menikmati seduhan lain berupa menu seduhan tanamna rimpang.
2.Teh Bunga Telang Campur Lavender (Clitoria ternatea dan Lavandula)
Bunga telang dipercaya mampu menjaga kesuburan wanita. Pun, banyak khasiat lain dari bunga yang memiliki warna seduhan biru ini. Untuk bunga telang juga memiliki anto oksidan yang cukup tinggi seperti rosella. Pun, untuk bunga telang memiliki khasiat untuk menurunkan resiko diabetes mellitus type II.
Sebuah kedai di Kelurahan Bulukerto, Kecamatan / Kabupaten Magetan mengemasnya dengan cukup unik. Selain bisa dicampur dengan seduhan lavender, teh telang juga dicapur dengan lemon. Sehingga, seduhan bisa berubah warna dari biru, ke warna ungu dengan cairan asam dari lemon.
“Khasiatnya memang yang cukup tereknal adalah mengurangi risiko diabetes, meski banyak khasiat lain. Minuman ini belum banyak diminati di Magetan, saya pribadi masih mencoba memberikan edukasi para pelanggan yang memilih menu tisane atau seduhan bunga,” terang Alfian Beni Saputro (30) si empunya kedai.
Warga Desa Selopanggung, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan itu sudah lama menyediakan menu teh telang. Termasuk dengan kawannya yakni lavender. Untuk bunga lavender, memiliki khasiat untuk mengurangi rasa lelah. Bahkan, pilihan yang bagus bagi yang bermasalah dengan insomnia.
“Dan untuk lavender juga bisa dicampur dengan bahan lain. Ada produk yang kami pakai yakni campuran antara lavender dan bergamot. Rasanya tidak kalah enak berikut hasiatnya yang tak kalah kaya,” terang Beni.
3.Teh Bunga Krisan (Chrysanthemum morifolium)
Tak hanya satu jenis sajian tisane, Beni memiliki seduhan bunga yang lain. Yakni bunga krisan. Bunga yang juga disebut bunga seruni itu memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Mulai meringankan sakit tenggorokan, menjaga kesehatan kulit, mengobati osteoporosis, hingga meredakan demam.
“Disajikan dengan hanya seduhan bunga lengkap. Dengan warna seduhan hampir kekuningan. Bunga kering perlu dibasuh dulu sebelum benar – benar diseduh dan disajikan,” katanya.
Untuk kedua menu tisane tersebut, Beni membanderolnya ddengan harga Rp 10.000. Sama dengan teh telang dan lavender, Beni perlu mengenalkan dulu pada para pelanggan. Utamanya khasiat. Bagi pelanggan yang sudah paham, mereka akan langsung memesan. Dan biasanya merekalah yang jadi sasaran pasar Beni untuk sekaligus mengenalkan seduhan bunga berikut manfaatnya bagi kesehatan.
4.Bunga Mawar (Rosa)
Seduhan kelopak mawar bisa cukup menyegarkan. Cara mengolah bunga mawar untuk menurunkan berat badan yaitu dengan menjadikannya sebagai teh. Masukan 10 sampai 15 kelopak segar ke dalam segelas air mendidih. Tunggu sampai air berwarna merah muda sebelum dikonsumsi.
Namun, tak perlu repot, karena seorang guru asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, Kebupaten Magetan sudah memiliki produknya. Yakni kelopak mawar segar dan tinggal diseduh saja.
“Banyak khasiat lain, selain menjadikannya sebagai bunga untuk dektosifikasi tubuh. Yakni meingkatkan sistem imun tubuh,” terang Shanti Rochmatin.
Kandungan antioksidan yang tinggi pada dasarnya dapat membantu meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh. Karena mengandung senyawa ini, maka khasiat bunga mawar pun dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga akan mampu melawan virus dan bakteri yang berbahaya.
“Antioksidan juga membantu melawan radikal bebas dan mencegah timbulnya infeksi tubuh. Selain antioksidan, bunga mawar juga mengandung vitamin C sehingga bisa menjadi alternatif untuk menjaga tubuh bisa tetap sehat dan fit,” terang Shanti.
Untuk satu kemasan kelopak mawar kering, Shanti membanderolnya dengn harga Rp 15.000. Bisa dipesan secara online lewat media sosial miliknya. (fiq/kun)






