Madiun (beritajatim.com) – Bengkel mobil Olie & Ban di Jalan Raya Madiun-Magetan masuk Desa Kwangsen Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dibobol maling, Rabu (01/02/2023). Pelaku yang membobol bengkel milik Freddy Julius itu, masuk dengan merusak atap plafon.
Freddy mengetahui kejadian itu setelah mengantar anaknya sekolah dan menuju bengkel untuk membuka. Namun, dia curiga karena ada ceceran besi dan pintu sudah dalam kondisi terbuka. Padahal, sebelum ditinggalkan selalu ditutup. “Saya buka toko dan melihat ada besi dan pintu terbuka sebelah ruangan terbuka. Saya curiga karena setiap kali pulang kondisinya selalu tutup, ini pasti ada pencuri yang masuk ke dalam,” kata Freddy.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pencurian”]
Saat masuk, dia melihat bagian atap sudah rusak. Ada lubang besar yang diduga diakibatkan dari menjebol paksa. “Saya cek barang barang seperti laptop, handphone, surat surat penting, masih ada. Begitu saya buka laci uang ternyata sudah raib. Total uang yang dicuri sebesar Rp 8.600.000, hasil dari penjualan kemarin. Kemungkinan pelaku tidak sendirian,” kata Freddy.
Terpisah, Kapolsek Jiwan AKP Gunawan, mengaku mendapatkan laporan kejadian sekitar jam 09.00 WIB dari pemilik toko, bahwa tempat usahanya diduga dimasuki orang tak dikenal. Polisi juga memeriksa karyawan dan mantan karyawan yang sudah keluar. Hanya saja, tidak menunjukkan kelakuan yang menyimpang atau mencurigakan.
“Kami bersama beberapa petugas piket dan tim identifikasi Polres Madiun Kota mengecek TKP, dan memang diduga dimasuki orang tak dikenal. Kami menduga pelaku keluar masuk lewat atap. Barang bukti kami amankan sebatang kayu yang kami curigai untuk melakukan aksinya, dan sebuah linggis untuk mencongkel pintu.
Polisi segera melakukan penyelidikan lebih lanjut. Gunawan menyebut tak ada CCTV di lokasi kejadian terlebih pasti kosong saat malam hari. (fiq/kun)






