Surabaya (beritajatim.com) – Bulan Juli 2025 menjadi bulan yang dinanti para pencinta horor. Beragam film Indonesia dengan cerita mencekam dan suasana menyeramkan siap menyapa di bioskop. Tak hanya mengandalkan jump scare, deretan film ini juga mengangkat cerita kuat dengan latar budaya, urban legend, bahkan kejadian nyata. Simak daftar lengkapnya berikut ini.
1. Arwah (3 Juli)
Disutradarai dengan atmosfer kelam, Arwah mengikuti kisah Jojo (Joshua Suherman) dan ketiga saudaranya yang pulang ke kampung halaman untuk menikmati liburan bersama keluarga. Sayangnya, liburan itu berubah menjadi tragedi ketika mobil mereka mengalami kecelakaan yang menewaskan adik bungsu mereka, Sofi.
Kematian Sofi bukanlah akhir dari cerita, justru menjadi awal dari serangkaian kejadian tak masuk akal. Teror mulai muncul satu per satu, hingga keluarga tersebut menyadari bahwa arwah sang adik masih bergentayangan—menuntut sesuatu yang belum selesai.
2. Narik Sukmo (3 Juli)
Menghadirkan kisah tentang tarian terlarang, Narik Sukmo menyoroti karakter Kenara (Febby Rastanty), mahasiswi yang tanpa sengaja membangunkan kekuatan jahat dari masa lalu. Berawal dari kunjungan ke rumah sahabatnya di Desa Kelawangin, ia mulai mengalami kejadian ganjil—dari sorotan mata warga desa yang mencurigakan, hingga suara-suara aneh di malam hari.
Ketegangan memuncak saat Kenara tiba-tiba menari dalam kondisi tak sadar. Tarian tersebut dikenal sebagai “Narik Sukmo”, ritual kuno yang konon bisa memanggil arwah pasangan yang tewas dua dekade lalu. Satu demi satu penduduk tewas secara misterius, dan Kenara berada di tengah pusaran horor tak terduga.
3. Karunrung 1995 (3 Juli)
Diangkat dari tragedi nyata yang mengguncang Makassar tahun 1995, film Karunrung 1995 mengungkap malam berdarah yang merenggut tujuh nyawa dalam satu keluarga. Uli, pemimpin geng pasar, menjadi dalang pembantaian tersebut atas perintah seorang pengusaha misterius.
Namun, pembantaian itu berbuntut panjang. Para pelaku mulai dihantui oleh suara-suara aneh dan penampakan dari korban yang mereka bunuh. Sementara itu, seorang jurnalis muda bernama Alana menyelidiki kejadian tersebut dan menemukan bahwa kebenaran di balik tragedi jauh lebih kelam dari yang pernah ia bayangkan.
4. Selepas Tahlil (10 Juli)
Film ini menyajikan horor yang terjalin antara Surabaya dan Lamongan. Seorang pemuda yang baru saja kehilangan ayahnya ingin mengurus pemakaman dengan layak. Namun, malam setelah acara tahlilan, sesuatu yang mengejutkan terjadi—jenazah sang ayah bangkit dan berjalan keluar rumah.
Di tempat lain, seorang warga desa menyaksikan mayat berjalan di jalan sunyi. Mitos yang berkembang menyebutkan bahwa siapa pun yang meninggal di luar desa dan tidak segera dipulangkan, akan mencari jalannya sendiri untuk kembali. Selepas Tahlil menggabungkan unsur horor religius dan mitos lokal yang mengganggu.
5. Hotel Sakura (10 Juli)
Dibalut dengan elemen psikologis, Hotel Sakura mengisahkan Sarah (Clara Bernadeth) yang hidup dalam penyesalan setelah kehilangan ibunya dalam kecelakaan saat SMP. Dirundung rasa bersalah, Sarah berusaha mencari cara agar bisa berbicara dengan arwah sang ibu.
Usahanya menemui titik terang saat seorang mahasiswa misterius menawarkan cara berkomunikasi dengan dunia lain. Namun, alih-alih mendapatkan jawaban, Sarah justru terseret ke dalam mimpi buruk yang menyesakkan. Film ini menghadirkan suasana sunyi, dingin, dan penuh rasa bersalah yang menghantui.
6. Gerbang Setan (17 Juli)
Kelompok anak muda yang tertarik dengan wisata horor memutuskan berlibur ke Desa Lawase Urip. Apa yang mereka pikir hanya mitos lokal ternyata berubah jadi pengalaman mengerikan saat mereka mulai dihantui oleh penampakan dan kejadian tak masuk akal.
Dibintangi oleh Mc Danny dan Rizza Fahlevi, Gerbang Setan menyuguhkan ketegangan dari sudut pandang anak muda yang nekat bermain-main dengan kekuatan gaib.
7. Kitab Sijjin & Illiyyin (17 Juli)
Yuli, perempuan yang selama ini diperlakukan tidak adil oleh keluarga majikannya, akhirnya memutuskan menempuh jalan hitam untuk membalas dendam. Dalam amarahnya, ia melakukan ritual ilmu hitam dengan memasukkan nama-nama orang yang menyakitinya ke dalam jasad segar.
Tapi, perjanjian yang ia buat bersama dukun tak semudah itu dijalani. Jika ritual gagal, nyawanya sendiri menjadi tumbal. Kitab Sijjin & Illiyyin menawarkan cerita balas dendam yang kelam dan ritual menyeramkan yang membuat bulu kuduk berdiri.
8. Kampung Jabang Mayit (24 Juli)
Weda, seorang model, pergi berlibur bersama kekasihnya ke sebuah desa terpencil. Namun, tempat itu bukan destinasi biasa—melainkan lokasi yang dikenal sebagai pembuangan mayat dan pusat aktivitas ritual sesat.
Sinematografi gelap dan audio yang menghantui menjadi kekuatan film Kampung Jabang Mayit. Kisahnya penuh simbolisme dan menyimpan banyak lapisan makna mistis yang mengguncang.
9. Doti: Tumbal Ilmu Hitam (24 Juli)
Film ini menyoroti warisan ilmu hitam di Indonesia Timur. Ikhsan, yang kembali ke kampung halaman ayahnya, malah terjerat kutukan turun-temurun yang berkaitan dengan praktik perdukunan keluarga mereka.
Untuk menghentikan siklus kutukan itu, Ikhsan harus membayar harga yang sangat mahal. Doti: Tumbal Ilmu Hitam adalah kombinasi tema keluarga, warisan, dan karma yang disajikan dalam suasana mistik yang pekat.
10. Rego Nyowo (31 Juli)
Berkisah tentang kakak-adik, Lena dan Benhur, yang pindah ke sebuah rumah kos tua di kota Malang. Mereka mulai mengalami hal-hal aneh—dari suara anak kecil menangis, penampakan pocong tergantung, hingga mimpi buruk berulang.
Semua teror itu mengarah pada satu pertanyaan penting: apa sebenarnya nilai dari sebuah nyawa? Rego Nyowo menawarkan narasi modern dengan efek visual yang menyeramkan dan ending yang tak terduga.
11. Sihir Pelakor (31 Juli)
Diadaptasi dari kisah nyata yang pernah viral di media sosial dan podcast RJL5, film ini mengangkat kisah kelam Vita sejak masa remajanya. Ia menyaksikan kehancuran rumah tangga orang tuanya karena perselingkuhan sang ayah. Sejak itu, Vita mengalami gangguan supranatural yang mengancam keselamatannya.
Dibintangi Neona Ayu, Sihir Pelakor memadukan drama keluarga dengan unsur mistis yang gelap dan emosional.
Dengan ragam latar cerita dan pendekatan horor yang berbeda-beda, film-film Indonesia di bulan Juli 2025 akan membawa penonton pada pengalaman menegangkan dan penuh misteri. Pastikan kalian tidak melewatkan tayangan-tayangan menyeramkan ini di bioskop terdekat! [mnd/suf]






