Surabaya (beritajatim.com)– Dunia pendidikan anak kini tak lagi terbatas di dalam ruang kelas. Melalui inisiatif inovatif, KidZania Surabaya memboyong para CongreZZ Kids (perwakilan anak-anak terpilih) untuk mengintip rahasia di balik aroma kopi legendaris Indonesia di PT Santos Jaya Abadi, Sidoarjo, Rabu (21/1/2026).
Kunjungan ke pabrik pertama brand Kapal Api ini bukan sekadar wisata biasa, melainkan sebuah diskusi interaktif yang mempertemukan imajinasi anak-anak dengan kecanggihan teknologi industri modern.
Sepanjang kegiatan, suasana tampak hidup dengan antusiasme para CongreZZ Kids. Tidak hanya bertanya soal cara membuat kopi, anak-anak ini menunjukkan kekritisannya dengan membahas isu kesehatan, pelestarian lingkungan, hingga kontribusi sosial perusahaan terhadap sektor pendidikan di Indonesia.
Puncak keseruan terjadi saat para peserta diberikan kesempatan langka untuk meracik kopi secara langsung di bawah panduan ahli dari tim Kapal Api. Pengalaman sensorik ini dirancang untuk memperkenalkan mereka pada berbagai profesi di industri manufaktur, mulai dari riset produk hingga strategi pemasaran global.
Deputy Managing Director PT Santos Jaya Abadi, Vincent Christopher Mergonoto, menyambut hangat kehadiran para pemimpin masa depan ini. Ia menekankan bahwa pengalaman lapangan adalah guru terbaik yang tidak bisa diulang.
“Manfaatkan setiap momen ini untuk menambah ilmu. Pengalaman mungkin tidak bisa diulang, tetapi ia akan menjadi bekal permanen untuk masa depan kalian,” pesan Vincent kepada para peserta.
Senada dengan hal tersebut, Marcomm Assistant Manager KidZania Surabaya, Iqbal, menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan memberikan perspektif nyata yang seringkali tidak ditemukan dalam buku teks sekolah.
“Melihat langsung dedikasi dan inovasi di pabrik sebesar ini memberikan wawasan nyata bagi CongreZZ Kids tentang bagaimana sebuah industri besar beroperasi dan berkontribusi bagi negara,” ujar Iqbal.
Melalui kegiatan ini, KidZania Surabaya dan Kapal Api berharap dapat memicu semangat inovasi dan etos kerja profesional pada anak-anak sejak dini, sekaligus memperkenalkan kekayaan komoditas lokal yang telah mendunia.[rea]






