Ngawi (beritajatim.com) – Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko mengakui apa yang terjadi di Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Timur hingga Kwartir Nasional tidak mempengaruhi kegiatan di tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab). Meski begitu, pria yang lekat disapa Mas Antok itu mengharap apa yang jadi masalah antara kwarda dan kwarnas bisa segera selesai.
“Karena ada ketergantungan dari kwarda ya. Seperti saat ini menjelang Raimuna Nasional (Rainas). Kami tetap menghormati kwarda, semisal ada kegiatan apapun yang ingin kami ikuti tetap sepengetahuan kwarda,” kata Mas Antok usai menemani kegiatan kunker Presiden Joko Widodo di Pasar Beran Ngawi, Sabtu (11/3/2023).
Antok menjelaskan sejauh ini memang tak ada pengaruh yang terasa. Sejauh ini kegiatan di kwarcab tak ada yang terganggu meski ada permasalahan di kwarda. “Tidak mempengaruhi kegiatan di kwarcab ya, tahapan diklat dan kegiatan lain semua tetap berjalan. Tapi kami tetap berharap semua masalah diselesaikan,” pungkas Antok.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pramuka”]
Terpisah, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Magetan Titik Sudarti mengaku tetap melaksanakan kegiatan seperti biasanya. “Kwarcab Magetan tetap melaksanakan program untuk membersamai Implementasi Kurikulum Merdeka. Utamanya Ekstra Wajib Pendidikan Kepramukaan dan Pramuka Produktif dalam Implementasi Satya Pramuka dan Dharma Pramuka,” kata Titik pada beritajatim.com, Minggu (12/3/2023).
Meski begitu, harapannya pun sama dengan Mas Antok agar semua kembali berjalan normal. Sehingga, Gerakan Pramuka di Magetan bisa jadi kontributor nyata dalam pendidikan formal, non formal, dan informal.
“Saya mengharap agar semua segera berjalan dengan normal untuk mencetak Pramuka Pancasila yang dalam kehidupan sehari-hari mengimplementasikan 6 dimensi Nilai Pancasila, Satya dan Dharma Pramuka dan menjadi Pramuka Produktif,” pungkasnya.
Diketahui, HM. Arum Sabil terpilih menjadi Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur. Hal tersebut ditetapkan pada Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Jatim, Rabu (16/12/2020) di Batu. “Dari persyaratan hanya Kak Arum Sabil yang memenuhi. Dengan demikian HM. Arum Sabil sah sebagai Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur masa bakti periode 2020-2025,” ujar Pimpinan Sidang, Prof. Dr. Suyatno dalam Pemilihan Ketua Kwarda Jatim.
Dalam Musda kali ini, mencuat tiga nama sebagai calon Ketua Kwarda Jatim. Ketiganya adalah Emil Dardak, Purmadi, dan Arum Sabil. Namun dari tiga nama tersebut haya Arum Sabil yang menyatakan kesediaannya menjadi Ketua Kwarda Jatim.
“Jika hanya saya yang memenuhi persyaratan, maka dengan ini saya nyatakan siap menjadi Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim dan siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini provinsi Jawa Timur untuk memajukan pramuka,” ungkapnya.
Namun, hingga kini Ketua Kwarda Jatim terpilih tak kunjung dilantik oleh Ketua Kwartir Nasional Budi Waseso. (fiq/kun)






