Probolinggo (beritajatim.com) – Jalanan Wonomerto berubah mencekam. Aksi begal bersenjata celurit kembali meneror warga. Seorang pemuda asal Kareng Kidul menjadi korban keganasan dua pelaku yang beraksi tanpa ampun di kawasan timur Jembatan KDS, dekat SMKN 1 Wonomerto, Kamis (26/3/2025) malam sekitar pukul 21.10 WIB.
Korban yang melaju sendirian tak pernah menyangka akan menjadi target. Dari gelapnya jalan, dua pelaku berboncengan dengan sepeda motor Vario putih tiba-tiba muncul dan memepet dari belakang.
Tanpa peringatan, salah satu pelaku menghunus celurit dan langsung menyerang. Ayunan senjata tajam itu membuat korban panik, kehilangan kendali, hingga tersungkur ke aspal.
Belum sempat bangkit, para pelaku dengan cepat merampas sepeda motor Honda Beat milik korban. Dalam hitungan detik, kendaraan itu lenyap dibawa kabur, meninggalkan korban dalam kondisi syok di lokasi kejadian.
Aisyah, warga setempat, menyebut aksi itu berlangsung sangat cepat dan brutal. “Tidak ada perlawanan, langsung diserang. Setelah jatuh, motornya langsung dibawa kabur,” ungkapnya.
Kepala Desa Kedungsupit, Herman, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menegaskan kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan kini tengah dalam penyelidikan.
Insiden ini menambah panjang daftar aksi kriminal jalanan yang kian nekat dan meresahkan. Warga pun diimbau untuk tidak lengah, terutama saat melintas di jalur sepi pada malam hari yang rawan menjadi sasaran empuk para begal. “Pihak korban semalam sudah melaporkan kepada pihak kepolisian,” tandasnya. (kun)






