Magetan (beritajatim.com) – Sudah beberapa kali terjadi kecelakaan di kawasan jalan pegunungan masuk wilayah Magetan seperti Plaosan, Poncol, dan Sidorejo pada 2022 ini. Sudah lebih dari 10 kejadian kecelakaan Oktober 2022 hingga Desember 2022.
Selain ada gangguan rem pada kendaraan, ada pula yang disebabkan karena arahan google map yang cenderung mengarahkan menggunakan jalur yang cepat dengan medan yang sulit yakni tanjakan yang curam dan tak sesuai dengan kendaraan berat.
Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo mengimbau masyarakat yang hendak berkendara dan melewati area pegunungan di Magetan untuk berhati-hati. Terutama yang belum pernah melewati area Magetan maupun pegunungan.
“Kami meminta agar masyarakat senantiasa berhati-hati saat melewati wilayah Magetan utamanya di pegunungan seperti Sidorejo, Parang, Panekan, Poncol, dan Plaosan. Jika masih belum hafal jalan agar mencari jalan yang landai. Namun begitu, kawasan Jalan Tembus memiliki jalur yang ekstrim karena terdapat turunan dan tikungan tajam,” kata Budi, Minggu (11/12/2022)
Budi membenarkan jika saat ini pihaknya sudah memberikan himbauan kepada pengguna jalan terlebih untuk kawasan pegunungan. Bagi kendaraan roda empat diminta untuk menggunakan gigi 1 baik saat naik maupun turun.
Utamanya untuk pengguna google maps, sebaiknya sebelum melalui jalur lebih baik menanyakan pada petugas apakah jalur itu aman digunakan atau tidak jika dilalui kendaraan yang mereka kemudikan.
“Karena baik kendaraan muatan dan kendaraan angkutan orang, pengemudinya harus lihai ketika melalui jalan tersebut. Sehingga, keamanan penumpang dan pengemudi sendiri bisa terjamin,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-magetan”]
Diketahui, kecelakaan kembali terjadi di Jalan Tembus Sarangan-Tawangmangu masuk Kelurahan Sarangan Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (11/12/2022) pukul 10.00 WIB. Kecelakaan kali ini melibatkan kendaraan elf mengangkut 10 orang, dua diantaranya anak-anak dan minibus Toyota Avanza dengan 2 orang di dalam mobil.
Kejadian berawal saat kendaraan elf nopol S 7597 JA yg dikemudikan oleh Andrik Budi Santoso (36) warga Desa Surabayan, Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur berjalan dari arah Cemoro Sewu menuju ke Lamongan dan melewati Jalan Tembus Sarangan Tawangmangu. Sesampainya di lokasi kejadian yakni di tikungan Roller Barrier yang berjarak 100 meter dari tikungan Lawu Green Forest, mendadak rem elf tak berfungsi.
Akibatnya, elf pun menabrak bagian kanan mobil Avanza nopol S 1948 SJ yang dikemudikan oleh Yudi Ismono (57) warga Kelurahan Miji Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto, Jawa Timur yang melaju di searah depannya.
Kemudian, elf menabrak roller barrier yang ada di sebelah kirinya. Kendaraan pun akhirnya bisa direm usai berada di agak bawah roller barrier. Beruntung, tak ada korban luka berat dalam kejadian itu, hanya dua penumpang elf yang mengalami luka ringan dan sudah dibawa pulang usai mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Plaosan.
Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo membenarkan kejadian itu. Dua penumpang yang mengalami luka sudah diberikan perawatan medis. Sementara penumpang elf yang lain yang selamat dievakuasi ke Masjid di Kelurahan Sarangan. (fiq/ted)






